Round-Up

Gonta-ganti Cara Keluar-Masuk Jakarta

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 07:51 WIB
Kadishub DKI Syafrin Liputo
Foto: Kadishub DKI Syafrin Liputo (Tiara Aliya Azzahra)

Kemudian Syafrin pun meminta agar masyarakat tetap jujur dalam mengisi data pribadi yang ada di form CLM ini. Menurut dia aplikasi ini seperti self-assesment yang diharapkan masyarakat mengisinya secara jujur untuk mencegah penyebaran Corona.

"Nah, memang kembali lagi kami mengimbau sama-sama kepada seluruh warga, kembali ke kesadaran kita bersama bahwa wabah COVID-19 ini sangat berbahaya sehingga kami menyarankan untuk mengisi dengan kondisi diri dengan sebenar-benarnya," sebutnya.

"Kenapa? karena dengan CLM ini nanti sistem akan memberi skor, kemudian kita mendapat indikasi awal apakah kita bebas Covid atau terindikasi gejala yang sama dengan Covid dan akan diberikan rekomendasi oleh sistem untuk melakukan tes, jadi ini menjadi lebih cepat sehingga kita sama-sama mampu mengatasi penyebaran wabah ini dengan baik. Jadi intinya kembali lagi pada kesadaran warga," imbuhnya.

Namun, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) DKI Jakarta menyebut aturan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) masih berlaku sesuai dengan Pergub 60 Tahun 2020. "(SIKM) masih berlaku. (Pergub) lagi dalam evaluasi dan revisi," ucap Sekretaris Dinas PTSP Iwan Kurniawan, saat dihubungi, Rabu (15/7).

Iwan menyebut CLM adalah syarat untuk membuat SIKM. Hal ini sudah diatur dalam Pasal 8, Pergub 60 Tahun 2020.

"CLM ini syarat untuk mengajukan SIKM ini diatur di pergub ini (Pergub Nomor 60 tahun 2020)," ucap Iwan.

Halaman

(maa/aik)