Jokowi Ungkap 5 Provinsi dengan Penanganan Corona Terbaik, Ini Daftarnya

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 21:11 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia 2020 (Youtube Sekretaris Kabinet)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Youtube Sekretaris Kabinet)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi penanganan virus Corona (COVID-19) di lima provinsi di Indonesia. Kelima daerah tersebut dinilai berhasil mengendalikan virus Corona berdasarkan parameter Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

"Saya mengapresiasi kerja provinsi-provinsi, Bapak-Ibu sekalian para Gubernur, dan dalam penanganan COVID-19, ini dari seluruh parameter yang kita miliki memang DIY (DI Yogyakarta) yang paling baik, Pak Wagub, nggih. Bangka Belitung, juga masuk, ini yang, yang 5 besar yang baik. Bangka Belitung, Pak Gub Aceh juga masuk, yang ketiga. Sumbar juga masuk, Sumbar..., dan Gorontalo. Ini dengan parameter-parameter yang dimiliki oleh Gugus Tugas Pusat," kata Jokowi.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat pengarahan kepada para gubernur mengenai percepatan penyerapan APBD 2020 di Istana Kepresidenan Bogor seperti dalam keterangan tertulis di situs Setkab, Rabu (15/7/2020). Jokowi juga memuji penanganan Corona di Papua Barat karena banyak pasien positif Corona yang dinyatakan sembuh.

"Tapi yang lain saya lihat juga pengendaliannya baik. Saya tadi baru berbicara misalnya dengan Pak Gubernur Mandacan-Papua Barat, pengendaliannya yang sembuh banyak dan yang meninggal 4 (orang). Ini, yang sekarang ini, target dunia itu sekarang bagaimana menekan angka kematian," ujar Jokowi.

Jokowi mengajak semua pihak untuk meningkatkan angka kesembuhan Corona. Selain itu, pemerintah terus berupaya menekan kasus positif Corona agar semakin turun.

"Yang kedua, bagaimana tingkat kesembuhannya setinggi-tingginya. Dua ini yang sekarang dikejar oleh negara-negara di dunia karena apa, mengendalikan COVID-19-nya, kasus positifnya sangat sulit, penekanannya ada di dua hal itu. Tapi kalau bisa tiga-tiganya, kasus positifnya turun, berarti positivity rate-nya..., persentasenya juga turun tetapi angka kesembuhan dinaikkan, angka kematian diturunkan serendah-rendahnya. Bukan barang yang gampang tapi sekali lagi, ini bukan barang yang gampang," ujar dia.

Tonton video 'WHO Sebut Butuh Waktu Lama untuk Kembali ke Kehidupan Normal':

Selanjutnya
Halaman
1 2