Suhu Rata-rata Global Makin Panas 5 Tahun ke Depan, Bagaimana di Indonesia?

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 11:40 WIB
Suhu panas dan terik di Jakarta terhitung tembus 35 derajat celcius. Hal itu disebabkan posisi matahari dan minimnya awan.
Ilustrasi (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memprediksi suhu bumi makin panas dalam lima tahun ke depan. Kenaikan suhu bumi diperkirakan naik rata-rata 1 derajat celcius di atas periode pra-industri (1850-1900) setiap tahunnya.

WMO pada 8 Juli lalu merilis prediksi iklim dalam 5 tahun ke depan. Analisis data dan prediksi tersebut dikumpulkan dari sejumlah kontributor pusat-pusat prediksi iklim di seluruh dunia, di antaranya 9 Pusat di Daratan Eropa, 3 di Asia, 4 di Benua Amerika, dan 1 di Australia.

Rilis dari WMO itu juga disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). BMKG menyebut perkiraan iklim ini bisa digunakan sebagai landasan dalam membuat keputusan.

"Laporan tersebut memberikan pandangan dan informasi iklim untuk lima tahun ke depan yang dapat ditindaklanjuti bagi para pembuat keputusan," ujar Deputi Bidang Klimatologi, BMKG Herizal dalam keterangannya, Rabu (15/7/2020).

Herizal mengatakan rata-rata kenaikan suhu global naik sekitar 1 derajat celcius tiap tahunnya antara 2020-2024. Bahkan ada peluang naik hingga 20% atau sekitar 1,5 derajat di salah satu tahun tersebut.

"Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kenaikan suhu global rata-rata tahunan dalam lima tahun mendatang akan cenderung setidaknya 1°C di atas tingkat pra-industri di masing-masing tahun pada 2020 hingga 2024, dan ada kemungkinan 20% kenaikan itu akan melebihi 1,5°C dalam satu tahun di antaranya," katanya.

Herizal mengatakan pada rentang tahun 2014-2019 kenaikan suhu rata-rata bumi sudah lebih dari 1,0 derajat celcius. Di mana pada periode itu adalah lima tahun terhangat dalam catatan meteorologi.

Prediksi itu tentu akan menjadi tantangan besar bagi WMO. Sekjen WMO, Petteri Taalas, kata Herizal menegaskan bahwa WMO akan menjaga target Perjanjian Perubahan Iklim Paris untuk menjaga kenaikan suhu di bawah 2 derajat celcius di atas periode pra-industri.

"Sekjen WMO, Petteri Taalas, menegaskan bahwa hal itu akan menjadi tantangan besar ke depan dalam memenuhi target Perjanjian Perubahan Iklim Paris untuk menjaga kenaikan suhu global abad ini jauh di bawah 2 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri dan untuk mengejar ambisi upaya membatasi kenaikan suhu global tidak lebih dari 1,5°C pada tahun 2030," tuturnya.

Tonton video 'Gelombang Panas Hantam Spanyol, Suhunya Tembus 43 Derajat Celcius':

Selanjutnya
Halaman
1 2