Round-Up

Ulah Pemain Injak Wajah Wasit di Bekasi Bergulir ke Polisi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 22:35 WIB
Stadion Patriot Candrabhaga
Stadion Patrot Candrabhaga (Randy Prasatya/detikSport)

Wajahnya juga membengkak akibat diinjak dan ditendang para pemain. Selain wajahnya diinjak, punggung korban ditendang.

"Iya (diinjak) pakai sepatu pool itu kondisinya lagi main. Pakai diinjek pakai kaki, terus sudah gelap dah saya nggak sadar. Nggak tahu ada lagi yang nendang saya siapa-siapa lagi. Pokoknya saya ingatnya pelaku yang pertama," imbuhnya.

Wahyudin amat menyayangkan insiden itu. Pasalnya, pertandingan sepak bola tersebut hanya sekedar 'fun game'.

"(Pertandingan) nggak resmi, ajang silaturahmi antar-klub lokal," kata Wahyudin.

"Sementara itu kan ajang silaturahmi, bukan adu gengsi, bukan turnamen, bukan tarkam, ini sekadar sepak bola aja seharusnya mereka mengerti saya, menghargai saya itu," protesnya.

Wahyudin menegaskan ia merupakan wasit dengan lisensi C2. Artinya, Wahyudin secara resmi dapat memimpin pertandingan tingkat kota maupun provinsi. Wahyudin telah menjadi wasit berlisensi selama 1 tahun. Banyak pertandingan yang telah ia pimpin. Kejadian tidak menyenangkan ini menjadi pengalaman pertama baginya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3