Bareskrim Gagalkan Rencana Pengiriman Ilegal 73.200 Benih Lobster ke Singapura

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 22:11 WIB
Bareskrim dan KKP lepasliarkan puluhan ribu benih lobster di Pantai Carita, Banten
Foto: Bareskrim dan KKP lepasliarkan puluhan ribu benih lobster di Pantai Carita, Banten (dok. istimewa)
Jakarta -

Seorang pengusaha bernama Kusmianto alias Lim Swie King alias Aan ditangkap aparat kepolisian lantaran membudidayakan secara ilegal, dan hendak mengirim 73.200 benih lobster ke negara tetangga, Singapura. Kusmianto dijerat tindak pidana perikanan.

"Direktorat Tipidter Bareskrim Polri menangkap tersangka pada 5 Juni 2020 dengan barang bukti 73.200 ekor benih lobster. Tersangka tidak memiliki izin SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) membudidayakan benih lobster," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipiter) Bareskrim Polri, Brigjen Syahar Diantono kepada wartawan," Selasa (14/7/2020).

Syahar menerangkan tersangka membeli seluruh benih lobster itu dari Palabuhanratu, Jawa Barat (Jabar). Kemudian puluhan ribu benih lobster tersebut dibudidayakan di sebuah rumah, di Cibubur, Jabar.

"Untuk disegarkan, di-packing dan direncanakan akan dikirim menuju Singapura tanpa dilengkapi dengan SIUP dan SKAB (Surat Keterangan Asal Barang)," ucap Syahar.

Selanjutnya
Halaman
1 2