Terjun ke Politik, Coach Rahmad Darmawan Gabung Demokrat

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 21:50 WIB
Coach Rahmad Darmawan gabung Demokrat (Dok. Demokrat)
Coach Rahmad Darmawan gabung Demokrat (Dok. Demokrat)
Jakarta -

Partai Demokrat menerima pelatih sepakbola Rahmad Darmawan atau dikenal sebagai Coach RD sebagai anggota baru mereka. Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan langsung KTA partai kepada Coach RD.

"Hari ini keluarga besar Partai Demokrat berbahagia dan merasa bangga atas kedatangan dan bergabungnya Bung Rahmad Darmawan, pelatih kebanggaan tim sepakbola nasional Indonesia yang kita tahu telah meraih berbagai prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional bersama Partai Demokrat," tutur AHY dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2020).

AHY berharap Partai Demokrat menambah prestasi dengan kehadiran Coach RD, terutama lewat bidang sepakbola. AHY mengaku sangat terbuka terhadap sosok Coach RD.

"Mohon diterima ini adalah kartu tanda anggota Partai Demokrat, sebagai wujud ucapan selamat datang sekaligus selamat berjuang semoga segala yang dicita-citakan tadi bisa kita wujudkan bersama," kata AHY.

Apa alasan Coach RD memilih berpolitik? Dia mengaku keputusannya bergabung ke Demokrat tak lepas dari AHY.

"Saya optimis memilih bergabung bersama Partai Demokrat karena melihat semangat dan jiwa muda Mas AHY bersama Partai Demokrat," tutur Rahmad Darmawan.

"Saya ingin berkiprah di politik dan saya mau menjalankan ini bersama Partai Demokrat, karena historical yang sudah sangat saya pelajari sejak tahun 2004. Bahwa Partai Demokrat sampai dengan hari ini adalah partai yang konsisten dalam mewujudkan cita-citanya untuk selalu mengedepankan hukum sebagai landasan utama untuk membangun bangsa dan negara, serta terus konsisten menyuarakan kesejahteraan rakyat Indonesia," jelas Rahmad Darmawan.

Mayor (Purn) Rahmad Darmawan, pria kelahiran Kota Metro, 28 November 1966, mengakui dirinya belum apa-apa di ranah politik. Dia menyebut bakal memberikan yang terbaik bagi Demokrat.

"Saya akan mencoba memberikan kontribusi yang saya mampu, yang saya bisa. Saya bukan siapa-siapa, saya hanya seorang pelatih profesional, dan dari situlah saya akan melakukan hal-hal yang mungkin dibutuhkan oleh Partai Demokrat. Karena sebetulnya kalau kita bicara soal sepak bola, kita tidak hanya bicara soal permainan 11 lawan 11 di dalam lapangan, tapi ada unsur-unsur sosial, ada unsur pendidikan yang bisa kita sampaikan kepada setiap orang," sebut Rahmad Darmawan.

(gbr/jbr)