Banjir Bandang Terjang Luwu Utara, 11 Tewas-Sejumlah Warga Masih Dicari

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 11:44 WIB
Banjir bandang di Masamba, Luwu Utara (dok. Istimewa).
Banjir bandang di Masamba, Luwu Utara (Foto: dok. Istimewa)
Luwu Utara -

Banjir bandang melanda Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), sejak malam tadi. Sebelas orang dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah warga lainnya masih dalam pencarian.

"Sampai saat ini kami belum bisa sampaikan berapa totalnya warga yang hilang, karena teman-teman ini masih keliling mendata. Tadi ada yang sampaikan ada 10, ada yang sampaikan 7. Jadi masih masing-masing keluarga saja yang melaporkan. Kami belum bisa dapat data yang valid berapa total warga yang hilang. Kalau yang meninggal sementara ini laporan masuk sudah ada 11 orang," ujar Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani kepada detikcom, Selasa (14/7/2020).

Indah mengatakan banjir mulai terjadi sejak pukul 19.00 Wita malam tadi. Banjir disebabkan curah hujan yang tinggi sehingga Sungai Masamba meluap.

"Ini disebabkan beberapa anak sungai di daerah atas (Masamba), kami biasa sebutnya dengan Sungai Masamba. Ini kan Sungai Masamba pertemuan beberapa anak sungai," jelasnya.

Selain Sungai Masamba, Sungai Radda juga meluap dan merendam permukiman warga.

"Yang kami betul-betul tidak duga itu yang Sungai Radda, karena itu kan relatif tidak pernah ada kejadian banjir besar selama beberapa bulan terakhir sehingga masyarakat tidak siap. Terus terang saja, di situ masih cukup banyak laporan warga yang hilang," imbuhnya.

Saat ini juga Indah beserta jajarannya masih mendata jumlah warga yang mengungsi akibat banjir bandang.

"Warga diungsikan di beberapa titik. Kalau di pemda ada di kantor BPBD, kantor Bupati, kantor DPRD, ada juga masjid di dekat kantor Bupati. Artinya, kantor Bupati dan gabungan dinas cukup luas. Banyak juga warga yang memilih ke keluarganya di tempat yang aman," tuturnya.

Banjir bandang ini sedikitnya menimpa permukiman warga di enam kecamatan. "Kecamatan yang terdampak cukup banyak, jadi Kecamatan Masamba, Kecamatan Baibunta, Kecamatan Malangke, Kecamatan Malangke Barat, Kecamatan Baibunta Selatan, dan Kecamatan Sabbang," ungkapnya.

(nvl/idh)