Hujan Deras Buat SD di Kota Jambi Terendam, Sekolah Tatap Muka Diliburkan

Ferdi Almunanda - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 11:05 WIB
SD di Kota Jambi terendam akibat hujan deras
SD di Kota Jambi terendam akibat hujan deras. (Ferdi Almunanda/detikcom)
Jambi -

Hujan deras yang melanda Kota Jambi sejak malam tadi membuat sejumlah sekolah terendam. Akibatnya, kegiatan belajar-mengajar (KBM) yang sudah mulai dilakukan secara tatap muka diliburkan.

Salah satu sekolah yang kegiatan jam belajarnya terganggu adalah SDN 98, yang berada di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. Halaman sekolah yang terendam membuat pihak sekolah itu terpaksa meliburkan siswa-siswi, yang mulai menjalankan belajar tatap muka pada tahun ajaran 2020/2021.

"Ya hari ini proses belajar-mengajar di sekolah terpaksa diliburkan karena halaman sekolah terendam. Apalagi air juga menggenangi akses jalan menuju ke sekolah sehingga siswa-siswi tidak bisa ke sekolah, maka diliburkan," kata Kepala SDN 98 Kota Jambi Nurbaiti, Selasa (14/7/2020).

Nurbaiti mengatakan hujan deras sejak malam hingga Subuh tadi membuat genangan air tinggi sehingga membuat akses jalan menuju sekolah terendam. Ketinggian air bahkan sempat setinggi betis orang dewasa, namun saat ini sudah surut.

"Tadi pagi-pagi masih tinggi sebetis, 30 cm kalau di halaman sekolah. Sekarang sepertinya sudah surut. Untuk sementara siswa-siswi diliburkan dulu," ujarnya.

SD di Kota Jambi terendam akibat hujan derasSD di Kota Jambi terendam akibat hujan deras. (Ferdi Almunanda/detikcom)

Padahal, hari ini adalah hari kedua sebagian siswa-siswi mulai tingkat SD dan SMP di Kota Jambi melaksanakan jam belajar tatap muka di sekolah. Namun, lantaran pihak sekolah khawatir protokol kesehatan COVID-19 terabaikan saat kondisi sekolah terendam, belajar tatap muka ditiadakan sementara. Sekolah memutuskan kembali menerapkan sistem belajar di rumah untuk hari ini.

"Ditiadakan sementara hari ini. Takutnya anak-anak yang masuk sekolah malah tidak baik, apalagi halaman sekolah yang terendam. Dan takutnya tidak menjalankan protap kesehatan," ujar guru SDN 98, Geovany.

"Tadi pagi airnya cukup tinggi dan sekarang sudah mulai surut, dan guru-guru di sini sekarang ikut bersih-bersih akibat genangan air," lanjutnya.

Berdasarkan aturan Pemerintah Kota Jambi, pihak sekolah diminta aktif menjalankan protokol kesehatan kepada siswa-siswinya dalam uji coba KBM tatap muka pada tahun ajaran 2020/2021 untuk tingkat SD dan SMP.

Pemkot Jambi juga meminta setiap sekolah melaksanakan aktivitas jam belajar selama 3 jam dengan siswa-siswi harus menggunakan masker dan face shield serta menjaga jaga jarak siswa di dalam kelas. Aturan itu diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi virus Corona.

(elz/ear)