41 Pedagang Positif Corona, Pasar Cempaka Putih Disemprot Disinfektan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 10:27 WIB
Pasar Cempaka Putih disemprot Disinfektan
Foto: Pasar Cempaka Putih disemprot Disinfektan. (Kadek Melda Luxiana/detikcom).
Jakarta -

Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat disemprot disinfektan. Penyemprotan dilakukan menyusul adanya 41 pedagang yang positif terinfeksi virus Corona (COVID-19).

Pantauan detikcom di lokasi, Jalan Cempaka Putih Barat 4, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2020) pukul 09.55 WIB, tim Damkar Cempaka Putih melakukan penyemprotan disinfektan. Penyemprotan dilakukan di dalam dan di luar area pasar.

Kepala Pasar Cempaka Putih Eko Purwanto mengatakan pihaknya melakukan penyemprotan rutin di area pasar sebanyak dua kali dalam seminggu. Dia menyebut PD Pasar Jaya telah bekerja sama dengan tim Damkar untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

"Kami dari pengelola PD Pasar Jaya melakukan penyemprotan rutin seminggu 2 kali. Hari ini dan kemarin kita sudah melakukan penyemprotan bekerja sama dengan pemadam atau Damkar Kecamatan Cempaka Putih," kata Eko saat ditemui di lokasi.

Eko menuturkan, pihaknya tidak mengizinkan pedagang untuk melakukan aktivitas selama hasil tes usap PCR mereka belum keluar. Termasuk apabila hasilnya keluar positif, maka pedagang diminta untuk tidak berjualan dulu.

"Kami memang berencanan menutup atau tidak boleh beraktivitas apabila pedagang tersebut terkena dampak COVID-19 dinyatakan positif, kami dari PD Pasar Jaya tidak boleh memperkenankan aktivitas sampai dengan hasil swab dinyatakan positif," tuturnya.

Sementara untuk pedagang lain yang belum melakukan tes usap, Eko menyampaikan pihaknya sudah bekerja sama dengan Puskesmas Cempaka Putih. Saat ini pihak pasar masih menunggu informasi lebih lanjut dan akan menginfokan pedagang apabila tes siap dilakukan.

"Tunggu informasi dari Puskesmas kecamatan kalau sudah siap akan dipanggil," terang Eko.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 41 pedagang di Pasar Cempaka Putih terkonfirmasi positif Corona. Pasar tersebut ditutup selama 3 hari sampai 15 Juli.

"Penutupan dimulai hari ini untuk mengantisipasi dan kami lakukan sterilisasi. Penutupan sampai tiga hari, Senin, sampai Rabu. Kamis baru buka," kata Kepala Pasar Cempaka Putih, Eko Purwanto, seperti dilansir Antara, Senin (13/7).

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kepala Puskesmas Cempaka Putih Dicky Alsadik membenarkan penutupan itu. Dicky mengatakan pemeriksaan tes usap massal di Pasar Cempaka Putih dilakukan pada Rabu (8/7). Berdasarkan tes itu kemudian didapatkan 41 dari sekitar 90 pedagang positif COVID-19.

"Itu mereka ada yang OTG (orang tanpa gejala), lalu ada yang bergejala tapi dianggap biasa saja mereka merasa itu bukan gejala. Tinggalnya ada yang di wilayah Cempaka Putih dan luar Cempaka Putih. Tentu kita koordinasi dengan puskesmas wilayah domisilinya. Ada yang beberapa ke Wisma Atlet dan isolasi mandiri," kata Dicky.

(elz/ear)