Positivity Rate Corona DKI Jadi 10,5%, Pelonggaran Diminta Ditinjau Ulang

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 07:54 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal positivity rate kasus Corona di DKI Jakarta yang naik menjadi 10,5 persen. Ketua Umum Perhimpunan Ahli Epidemiologi, Hariadi Wibisono meminta agar kebijakan pelonggaran dikaji kembali.

"Sejak awal, saat longgarkan pun, (kasus Corona) terlalu tinggi. Belum turun sudah dilonggarkan, beberapa tempat di DKI sempat turun, kemudian dibuka, naik lagi," kata Ketua Umum Perhimpunan Ahli Epidemiologi, Hariadi Wibisono, saat dihubungi, Senin (17/7/2020).

"Makanya, untuk penanggung jawab kebijakan, kalau ternyata setelah pelonggaran tadi dampaknya tidak seperti yang diharapkan, kebijakan itu harus ditinjau kembali," ujarnya.

Hariadi menyampaikan, banyak masyarakat tidak mematuhi protokol pencegahan COVID-19 seperti menggunakan masker, dan menjaga jarak. Dia menganggap banyak warga yang keliru tentang diksi new normal atau adaptasi kebiasaan baru.

"Pelonggaran itu diterima masyarakat dengan keliru. Dilonggarkan dengan syarat, new normal tidak sama dengan bebas. New normal adalah hidup dengan cara baru, cara baru itu adalah pakai masker jaga jarak," katanya.

Maka itu, dia menyebut jika situasi sekarang di luar harapan, sebaiknya dikembalikan ke situasi sebelum pelonggaran.

"Memang anjuran WHO, pun pembukaan atau pelonggaran tetap dengan kewaspadaan, kalau situasi memang tidak seperti diharapkan, kembali lagi (ketat)," ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi menyoroti positivity rate dari tes PCR Corona di DKI Jakarta yang naik menjadi 10,5 persen. Jokowi meminta agar temuan itu betul-betul diperhatikan.

"Kondisi seperti di Jakarta laporan terakhir yang saya terima angka positivity rate-nya melonjak dari 4 sampai 5 sekarang sudah 10,5 persen. Tolong betul-betul dijadikan perhatian," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas penanganan COVID-19 yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/7).

Tonton video 'Kasus Corona Melonjak, Jokowi: Perhatikan Pengendalian Perjalanan!':

(aik/idn)