Tawuran Antar Kelompok Warga di Tol Makassar, 3 Orang Ditangkap Polisi

Reinhardi Spolantila - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 07:47 WIB
Tawuran Antar Warga di Tol Makassar
Lokasi Tawuran Antar Kelompok Warga di Tol Makassar (Foto: Dok. Istimewa)
Makassar -

Tawuran antar warga dua Kecamatan yaitu Tallo dan Ujung Tanah kembali terjadi di kota Makassar, Sulsel. Kedua kelompok warga tersebut saling serang menggunakan batu hingga panah di dalam area KM 2 Jalan Tol Reformasi Makassar.

"Tim Penikam Polrestabes Makassar bersama Patmor Polrestabes Makassar memback up Polsek Tallo dalam rangka pengamanan perang kelompok di daerah Tallo. Dimana pada saat perang kelompok terjadi di jalan tol, mereka melakukan perang antar dua kelompok," ujar Katim Penikam Polrestabes Makassar, Ipda Arif Muda, pada Selasa (14/7/2020).

Kedua kubu tersebut diketahui menggunakan batu, anak panah dan petasan guna saling melumpuhkan lawannya di area Jalan Tol Reformasi, pada Selasa (14/7) dini hari, sekitar pukul 05.30 WITA. Anggota gabungan dari Penikam dan Patmor Polrestabes Makassar yang mendatangi lokasi, langsung membubarkan bentrokan dengan menggunakan gas air mata.

Polisi juga langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku tawuran yang kabur ke area pemukiman warga. Hingga di satu kawasan tiga orang yang diduga sebagai pelaku tawuran dibekuk.

"Setelah kami bubarkan, kami mencoba menyisir di kampung Pacelang, akhirnya kami dapatkan tiga orang yang diduga pelaku perang kelompok," tutur Ipda Arif.

Selain menangkap terduga pelaku, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk tawuran.

"Adapun barang bukti berupa panah, pelontar, serta petasan, digunakan perang kelompok berjumlah belasan diserahkan ke Polsek Tallo," imbuhnya.

Sementara itu, para pelaku tawuran ini diketahui sengaja mengincar jalanan tol sebagai arena untuk saling serangnya lantaran terbilang sunyi saat dini hari dari kendaraan yang melintas.

"Jadi berdasarkan pemantauan kami bahwa di daerah yang dijadikan tawuran yaitu Panampu telah terdeteksi, jadi dia coba main di jalan tol yang mana daerah dijadikan jalur menuju ke luar kota," ungkap Arif.

(maa/maa)