Round-Up

Kisah 'The Terminal' ala WN Rusia di Bandara Ngurah Rai Bali

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 22:39 WIB
WN Rusia jadi gelandangan di Bali selama sebulan.
WN Rusia jadi gelandangan di Bali selama sebulan. (Istimewa)
Denpasar -

Kisah bak film 'The Terminal' terjadi di Bali. Cerita ini melibatkan WN Rusia yang menggelandang sebulan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Cerita bule Rusia ini sekilas mirip di film 'The Terminal'. Sekilas tentang 'The Terminal', film layar lebar ini menceritakan seseorang yang terjebak di bandara karena perang di negaranya. Dia terpaksa hidup di bandara.

Kisah 'The Terminal' ini mirip dengan cerita WN Rusia yang sebulan hidup di Bandara Ngurah Rai.

Turis itu kemudian diamankan dan dibawa ke kantor Kecamatan Kuta untuk ditindaklanjuti. Menurut Kasatpol PP Badung I Gusti Agung Kertha Suryanegara, turis itu melanggar peraturan daerah.

"Sudah ketemu orangnya, sekarang dibawa ke kantor Camat Kuta dulu dibuatkan berita acara, bahwa orang tersebut menggelandang karena melanggar Perda 7/2016. Nanti Imigrasi ngambil. Setelah Imigrasi ngambil, ya diambil Imigrasi, kemudian akan dideportasi, akan dipulangkan," kata I Gusti Agung Kertha Suryanegara saat dihubungi detikcom, Senin (13/7/2020).

WN Rusia itu tidur menggelandang memanfaatkan lahan kosong di samping bandara sejak beberapa waktu. Setelah mengetahui keberadaannya, Satpol PP mengamankannya pada Senin (13/7). Turis ini akan diserahkan ke pihak Imigrasi dan akan dikoordinasikan dengan konsulat Rusia.

"Sebenarnya sudah lama karena sebelumnya pernah dilaporin ke Imigrasi dan sudah disampaikan ke konsulat Rusia, tapi tidak dapat respons sehingga dibiarkan oleh (Polsek) KP3 numpang tidur. Itu yang saya dapat dari informasi. Kalau masalah berapa bulan, kayaknya baru sebulanlah," ujarnya.

"Karena anak buah saya pernah melaporkan ada tamu seperti ini ke Imigrasi dan supaya dilaporkan ke konsul, makanya sudah dilaporkan dan dilakukan, akan diambil istilahnya. Sudah ada yang menangani, makanya kita diam, tidak menindaklanjuti. Ternyata masih orang itu di sana," imbuhnya.

Hampir mirip dengan cerita 'The Terminal', turis ini diketahui tidak bisa kembali ke negaranya karena tidak ada penerbangan menuju Rusia. Dia diduga sengaja tidur menggelandang agar dibantu oleh Konsulat Rusia untuk pulang.

"Menggelandang dia, mungkin uang punya, nyewa tempat itu dia berpikir karena penerbangan ke Rusia tidak ada. Mudah-mudahan setelah ini dibantu oleh Konsul Rusia. Saat ini kan orang Rusia masih banyak sekali di Bali. Memang penerbangan nggak ada. Iya (akan diserahkan Imigrasi). Imigrasi akan meluncur ke sana, sudah mau diambil," ungkap Surya.

Satpol PP mengamankan bule itu hari ini karena melanggar Perda 7/2016. Dia akan dibawa ke kantor Camat Kuta terlebih dahulu.

(gbr/fas)