Gubsu soal Belajar-Mengajar Tatap Muka di Zona Hijau: Baru Rencana

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 18:24 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah/detikcom)

Arsyad mengatakan sudah ada rencana sekolah di Pakpak Bharat yang akan menggelar belajar tatap muka. Dia mengatakan sekolah itu di tingkat SD dan SMP.

"Entah pun kalau SD dan SMP-nya kayaknya memang rencana mereka mau buka," jelasnya.

Sebelumnya, Edy telah meneken Surat Edaran nomor 205/GTCOVID-19/VII/2020 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Sumatera Utara. Jumlah pelajar per kelas dibatasi.

Dilihat detikcom, Jumat (10/7), surat edaran tersebut diteken Edy pada 6 Juli 2020. Ada sejumlah poin yang diatur dalam surat edaran tersebut.

"Menindaklanjuti Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 01/KB/ 2020, Nomor 516 Tahun 2020, Nomor HK.03.01/Menkes/363/2020 dan Nomor 440-882 Tahun 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)," demikian tertulis di surat tersebut.

"Satuan pendidikan yang berada di zona kuning, orange, dan merah dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan tetap melanjutkan Belajar Dari Rumah (BDR)," sambung poin pertama.

Selain itu, surat ini juga mengatur soal satuan pendidikan di zona hijau bisa melakukan pembelajaran tatap muka secara bertahap selama masa transisi yang sudah memenuhi semua daftar periksa dan merasa siap. Pembelajaran secara tatap muka di satuan pendidikan pada zona hijau ini dilakukan dengan penentuan prioritas.

Halaman

(haf/haf)