Erick Thohir ke Bos BUMN: Teladani Petugas KRL Mujenih Kembalikan Rp 500 Juta

Herianto Batubara - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 17:02 WIB
Mujenih, petugas kebersihan yang temukan uang Rp 500 juta di KRL dan kembalikan ke pemilknya, Jumat (10/7/2020).
Mujenih (bermasker biru) (Farhan/detikcom)
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi petugas kebersihan KRL Mujenih dan petugas pengawalan KRL Egi Sandi karena mengembalikan uang Rp 500 juta milik penumpang yang tertinggal di gerbong KRL. Erick menyebut, apa yang dilakukan keduanya menjadi teladan.

Erick mengatakan tindakan Mujenih dan Egi tersebut tergolong luar biasa. Keduanya tidak tergiur sama sekali memiliki uang Rp 500 juta yang ditemukan di gerbong KRL. Dia memuji akhlak kedua sosok tersebut.

"Semua yang kita lakukan tidak ada artinya kalau tidak didasari oleh akhlak," kata Erick di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (13/7/2020). Agenda ini ditayangkan secara langsung di YouTube.

Karena itu, lanjut Erick, ketika dia mengetahui cerita ini viral dan diberitakan media di mana-mana, dia menilai ini poin yang sangat bagus bagi BUMN. Dia berharap semua pegawai BUMN, khususnya para petingginya bisa meneladani akhlak Mujenih dan Egi.

Uang yang ditemukan Mujenih di KRL BogorUang yang ditemukan Mujenih di KRL Bogor (Mujenih)

"Saya rasa ini poin yang sangat bagus yang kebetulan kami di BUMN juga punya prinsip bahwa akhlak harus menjadi landasan utama, dan ini tidak mau menjadi lip service, intinya cuma ngomong-ngomong doang. Ternyata apa yang dilakukan oleh Mas Egi sama Mas Mujenih ini justru sesuatu yang luar biasa buat kita semua, apalagi kebetulan juga bersinergi dengan BUMN perusahannya," ujar Erick.

"Ini juga saya harapkan bisa menjadi inspirasi buat kita semua terutama para pimpinan bahwa memang dalam kita diberikan amanah sudah seyogianya kita harus punya tadi, dasar daripada akhlak itu sendiri kalau kita mau sukses," sambungnya.

Dalam agenda ini, baik Mujenih maupun Egi mendapatkan apresiasi dengan diangkat menjadi karyawan tetap di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Keduanya juga mendapatkan hadiah dari sejumlah BUMN berupa tanggungan asuransi dengan total nilai sekitar Rp 1 miliar untuk masing-masing, handphone dan kuota internet selama setahun, dan lainnya. Erick berharap bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik.

"Jangan difoya-foya, tapi itu sebagai dasar untuk menjaga kehidupan yang lebih baik lagi. Contoh tadi dikasih pulsa Telkomsel, jangan dipakai Mobile Legend, habis itu sehari," seloroh Erick.

Erick dalam kesempatan itu juga memberikan bantuan pribadi untuk Mujenih dan Egi. "Jadi kalau Bapak-bapak, Ibu bantu, kita juga menterinya harus bantu," ujarnya disambut tepuk tangan.

Di akhir sambutannya, Erick kembali mengatakan bahwa aksi Mujenih dan Egi mengembalikan uang Rp 500 juta yang ditemukan sangat layak diapresiasi. Ketika isu moral di Indonesia dipertanyakan, menurut dia, sebenarnya banyak warga Indonesia yang punya kedisiplinan dan akhlak yang baik. Ini harus terus dijaga agar bisa menginspirasi generasi muda di masa mendatang.

"Terakhir saya mengucapkan terima kasih kepada Mas Egi dan Mas Mujenih untuk tadi memberikan inspirasi akhlak kepada kita semua."

(hri/van)