Jaksa Agung Dorong Persidangan Online Kondisi Bencana Diatur di Revisi KUHAP

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 15:22 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Jaksa Agung ST Burhanuddin mendorong persidangan online dalam kondisi bencana diatur di dalam norma baru di revisi UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP. Sebab, dalam KUHAP saat ini, belum ada ketentuan prosedur penyelenggaraan sidang online bagi perkara pidana.

"Terobosan ini perlu dikukuhkan menjadi suatu norma baru menjadi revisi KUHAP. Kejaksaan mendorong, untuk mengembangkan pelaksanaan persidangan secara online dengan menyiapkan standardisasi persidangan online dalam keadaan bencana," kata Burhanuddin, dalam webinar.

Burhanuddin mengatakan, hingga 26 Juni, Kejaksaan Agung telah menuntaskan persidangan online di seluruh Indonesia lebih dari 95 ribu kali sidang. Ia mengatakan ada beberapa kendala dalam pelaksanaan sidang online itu, misalnya yang berkaitan dengan permasalahan yuridis di mana beberapa hal sidang online tidak diatur di dalam KUHAP, seperti terkait terdakwa dan saksi harus dihadirkan di sidang serta pemeriksaan bukti yang tidak dapat diakses secara jelas.

"KUHAP yang dibuat tahun 1981 di mana teknologi masih menggunakan media kawat atau telegram, tentu tidak terbayang menggunakan vicon untuk persidangan," ujar Burhanuddin.

Burhanuddin mengatakan, dalam masa pandemi COVID-19, tentu penegakan hukum juga masih berlangsung dengan memperhatikan asas peradilan cepat berbiaya ringan. Oleh karena itu, dia mendorong agar persidangan online yang digelar di masa pandemi COVID-19 tetap diatur dengan prosedur standar KUHAP.

"Harus diperhatikan asas-asas hukum acara pidana Indonesia atau peradilan cepat biaya ringan dan sederhana, serta pemenuhan HAM. Maka kejaksaan tetap mendorong penyelenggaraan persidangan secara online dengan prosedur standar KUHAP," ujarnya.

Tonton video 'Ombudsman Temukan Potensi Maladministrasi di Persidangan Online':

Selanjutnya
Halaman
1 2