Lika-liku Tommy Soeharto yang Digulingkan Muchdi Pr

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 12:05 WIB
Tommy Soeharto bangun pasar modern di Karawang
Tommy Soeharto (Luthfiana Awaluddin/detikcom)
Jakarta -

Putra kelima Soeharto ini telah menempuh jalan berliku. Sebelum digulingkan Muchdi Purwoprandjono dari Partai Berkarya, dia pernah menjadi buron, dicokok Tito Karnavian, hingga masuk gelanggang politik.

Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto pernah juga memakai nama samaran 'Ibrahim', lahir pada 1962, tinggal dua hari lagi berulang tahun.

Dihimpun dari catatan pemberitaan detikcom hingga Senin (13/7/2020), Tommy berurusan dengan hukum mulai awal era reformasi.

Urusan hukum

Dia menjadi terdakwa kasus tukar guling gudang Bulog dengan kerugian negara Rp 96 miliar. Singkat cerita, pada 22 September 2000, majelis kasasi yang diketuai hakim agung M Syafiuddin Kartasasmita menghukum 18 bulan penjara dan denda Rp 30,6 miliar.

Pada 26 Juli 2001, Hakim Syafiuddin Kartasasmita tewas ditembak. Tommy Soeharto menjadi tersangka kasus penembakan Syafiuddin. Tommy menjadi buron polisi. Dia dicari-cari.

Kepala Satuan Reserse Umum Polda Metro Jaya Kompol Tito Karnavian mencari Tommy alias Ibrahim. Dia dan Tim Cobra-nya mengintai persembunyian Tommy di Jalan Maleo, Bintaro. Akhirnya 28 November 2001, Tito mencokok Tommy.

Pada Juli 2002, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Tommy dengan 10 tahun penjara. Pada 2006, Tommy bebas. Beberapa tahun kemudian, dia melangkah ke gelanggang politik.

Tommy SoehartoTommy Soeharto. (Dok detikcom)

Tonton video 'Tommy Soeharto Hentikan Munaslub Partai Berkarya Karena Dianggap Ilegal':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3