Survei Litbang Kompas: 87,8% Responden Tak Puas Kinerja Menteri Tangani Corona

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 11:17 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin berfoto bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik dengan didampingi istri dan suami mereka di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc.
Kabinet Indonesia Maju (Puspa Perwitasari/Antara Foto)
Jakarta -

Kinerja menteri-menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani pandemi Corona jadi sorotan. Berdasarkan survei, banyak warga yang tidak puas.

Hal ini terungkap dalam survei yang diadakan Litbang Kompas dan dirilis pada Senin (13/7/2020). Pengumpulan pendapat untuk survei ini dilakukan secara daring pada 7-11 Juli 2020. Ada 587 responden dari 23 provinsi di Indonesia yang dilibatkan. Tingkat kepercayaan survei sebesar 95% dengan margin or error +-4,04%.

Hasilnya, hanya 9% responden yang mengaku puas terhadap kinerja menteri dalam menangani pandemi COVID-19. Sebanyak 61,4% responden yakin pergantian menteri bisa memperbaiki penanganan COVID-19.

Survei Litbang Kompas juga menanyakan kepuasan masyarakat terhadap kinerja menteri di tiga bidang. Tiga bidang itu adalah penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, penyaluran bantuan sosial, serta bantuan ekonomi ke pengusaha dan UMKM. Dari tiga bidang, kepuasan masyarakat hanya berkisar di angka 20%.

Sementara itu, sebanyak 43,6% responden menilai hal yang paling mendesak untuk dilakukan pemerintah saat ini adalah pencegahan penularan COVID-19. Sebanyak 35% menganggap pemulihan ekonomi mendesak sementara 18,3% lainnya mengutamakan pemberian bantuan sosial.

Berikut hasil dari survei yang diadakan Litbang Kompas:

Kepuasan terhadap kinerja menteri dalam menangani pandemi COVID-19?

Puas: 9%
Tidak puas: 87,8%
Tidak tahu: 3,2%

Apakah pergantian menteri efektif untuk memperbaiki penanganan COVID-19?

Ya, efektif: 61,4%
Tidak efektif: 20,8%
Tidak tahu: 17,8%

Kepuasan terhadap kinerja menteri dalam penanganan COVID-19 dalam bidang:

Penyediaan sarana dan prasarana kesehatan bagi tenaga medis dan masyarakat

Puas: 22,2%
Tidak puas: 71,1%
Tidak tahu: 6,7%

Penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak

Puas: 20,9%
Tidak puas: 75,1%
Tidak tahu: 4%

Stimulus atau bantuan ekonomi kepada pengusaha dan UMKM

Puas: 21,8%
Tidak puas: 68,5%
Tidak tahu: 9,7%

Hal paling mendesak harus dilakukan pemerintah menghadapi pandemi COVID-19:

Pencegahan penularan COVID-19: 43,6%
Pemulihan ekonomi: 35%
Pemberian bantuan sosial kepada masyarakat: 18,3%
Tidak tahu: 0,7%

(imk/fjp)