KPU soal Laporan Dana Kampanye Parpol-Caleg: Tak Signifikan, Hanya Formalitas

Zunita Putri - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 14:53 WIB
Ilustrasi gedung KPU dan Pemilu serentak 2019
Gedung KPU (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPU mengungkapkan catatan persoalan pada pemilu lalu. KPU menyoroti dana kampanye yang dinilai tidak signifikan dan hanya formalitas.

"Dana kampanye, pengalaman kita dalam konteks dana kampanye juga tidak ada proses signifikan. Dana kampanye hanya formalitas," kata komisioner KPU Ilham Saputra dalam peluncuran buku Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) berjudul 'Pemilu Serentak 2019: Catatan Pengalaman Indonesia' yang disiarkan secara online, Minggu (12/7/2020).

Menurut Ilham, KPU sudah menyiapkan alat dalam memeriksa dana kampanye. Namun setiap laporan dana kampanye itu tidak ada kelanjutan penggunaannya, hanya di awal dan dijadikan formalitas semata.

"Jadi kita menyiapkan AKP untuk kemudian memeriksa dana kampanye yang sudah diberikan teman-teman parpol atau orang per orang, tapi tidak ada kemudian kelanjutan penggunaannya," jelasnya.

Ilham juga mengatakan dana kampanye hanya dilaporkan dan tidak mendetail perinciannya. Dia mengatakan, ke depannya, ada aturan yang mengikat tentang laporan dana kampanye untuk mewujudkan pemilu yang transparan.

"Hanya kemudian dianggap formalitas, 'Oh, ini sudah baik laporannya dan sebagainya'. Tapi penggunaannya, proses seperti apa, tidak pernah ada. Saya kira belum pernah ada dana kampanye dapat membatalkan karena dianggap melanggar membatalkan partisipasi partai dalam pemilu atau partisipasi orang-orang atau kader caleg ini yang bertarung dalam Pemilu 2019. Ini juga menjadi catatan kita bersama sebagai bagian dari pemilu yang lebih transparan dan pemilu yang lebih baik," katanya.

(zap/knv)