Catatan Pemilu 2019: DPT Bermasalah hingga Efek Ekor Jas Tak Dirasakan Parpol

Zunita Putri - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 14:23 WIB
Ilustrasi Bilik Suara
Ilustrasi pemilu (Pradita Utama/detikcom)

Ilham juga mengaku bingung siapa penanggung jawab jika ada permasalahan tentang DPT. Dia mengatakan di negara-negara lain, KPU itu tidak mengurusi DPT sehingga dia meminta pemerintah membuat aturan tentang penanggung jawab DPT.

"Selalu menjadi masalah siapa sebetulnya penanggung jawab dari karut marut DPT ini, karena KPU--sekali lagi--hanya memiliki data hasil dari data pemerintah. Nah, ini selalu juga jadi kambing hitam, pengalaman diulang atau kemudian tidak ditetapkan berlarut-larut. Pilkada juga seperti itu, pemilu seperti itu. Ini jadi catatan kita bersama bagaimana membuat pemutakhiran data pemilih yang lebih akurat," katanya.

Terkait teori efek ekor jas capres pada Pilpres 2019 yang tidak dirasakan parpol dan caleg, peneliti LIPI Siti Zuhro membenarkan pendapat Awiek. Dia menilai efek ekor jas memang tidak dirasakan pada Pemilu 2019.

"Asumsi bahwa akan ada efek ekor jas itu ternyata tidak terbukti. Contoh kesulitan Mas Awiek di Madura. Untungnya Mas Awiek menang, tapi tidak untuk PPP. PPP mendapat suara bontot, jadi tidak dirasakan efek ekor jas oleh PPP," katanya.

Atas hal itu, Siti lantas menyebut ada opsi untuk memfokuskan kembali Pileg 2019. Salah satunya adalah memisahkan pileg dengan pilpres.

"Apakah perlu alternatif skema lainnya, misalnya pilpres mendahului pileg, jadi supaya sistemnya tetap memperkuat adalah sistem presidensial sehingga, bukan pilegnya didulukan, atau pilihan kedua, pemilu serentak nasional presiden, DPR dan DPRD, lalu pemilu lokal gubernur, wali kota, DPRD provinsi, kabupaten, atau pemilu legislatif DPR, DPD, DPRD vs pemilu eksekutif presiden, gubernur, wali kota. Jadi kita harus hitung simulasi atau perhitungkan dampak positif dan negatif. Jadi dampak positif negatif jauh lebih penting yang mana untuk kemaslahatan umum. Jangan sampai pemilu korelasi pemerintah besar sekali sehingga hasil pemilu tidak berikan dampak kontribusi positif 5 tahun ke depan," pungkas Siti.

Halaman

(zap/gbr)