DPR Papua Segera Bahas Rancangan Perda Terkait Penanganan COVID-19

Wilpret Siagian - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 13:31 WIB
Gedung DPR Papua
Gedung DPR Papua (Wilpret/detikcom)
Jayapura -

DPR Papua sedang merancang sebuah peraturan daerah (perda) tentang antisipasi penyebaran COVID-19. Salah satunya mengenai penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh masyarakat di wilayah provinsi Papua untuk menekan angka penularan virus Corona.

"Sudah, kami sekarang lagi membahas rancangannya," ujar Ketua DPR Papua Jhoni Banua Rouw kepada detikcom, Sabtu (11/7/2020).

Jhoni mengatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam pertemuan di Jayapura, Jumat (10/7), meminta Pemerintah Provinsi Papua membuat perda guna mengatasi penyebaran virus Corona di Papua. Saat ini, kata Jhoni, DPR Papua telah menerima aspirasi dari anggota Dewan.

"Kami sudah melakukan dan teman-teman di komisi sedang melakukan pembahasan rancangannya, yang merupakan usulan aspirasi anggota Dewan. Dan setelah pembahasan, kita berharap segera dibuat rancangannya dan disahkan menjadi perda Provinsi Papua," katanya.

Menurut Jhoni, dalam rancangan perda juga dibuatkan sanksi jika tidak memakai APD ditempat umum, berupa sanksi sosial dan sanksi denda. Sanksi sosial berupa kerja bakti dengan memakai rompi, kemudian namanya diumumkan di media. Sedangkan sanksi berupa denda tentunya denda berupa uang, tapi besarannya nanti akan dibahas.

"Untuk besaran denda uang belum ditetapkan, nanti kita bahas dulu berapa yang pantasnya," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2