Anies Klaim Reklamasi Ancol Lindungi dari Banjir, Golkar DKI: Omong Kosong!

Farih Maulana Sidik - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 07:18 WIB
Basri Baco
Foto: Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI, Basri Baco (Dok. Istimewa)

Lebih jauh, dia menilai Anies tidak konsisten terhadap janji-janjinya saat kampanye. Tak hanya itu, Anies juga disebut memutuskan reklamasi itu secara sepihak tanpa melibatkan DPRD sebagai lembaga legislatif di Jakarta.

"Penyelenggara pemerintahan itu eksekutif dan legislatif, bukan cuma eksekutif. Nggak bisa seenaknya jalan sendiri," katanya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara terkait reklamasi Ancol yang menuai kritik. Anies beralasan reklamasi di kawasan Ancol tersebut semata-mata untuk menyelamatkan warga Jakarta dari ancaman banjir.

Anies mengatakan Jakarta memiliki 13 sungai dengan total panjang sekitar 400 km dan 30 waduk yang secara alami mengalami pendangkalan. Karena itu, Anies menyebut sungai dan waduk itu kemudian harus dikeruk terus menerus dan lumpur hasil kerukan dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan Ancol.

"Jadi ini adalah sebuah kegiatan untuk melindungi warga Jakarta dari bencana banjir. Ini berbeda dengan proyek reklamasi yang sudah dihentikan itu," kata Anies dalam siaran di YouTube Pemprov DKI seperti dilihat detikcom, Sabtu (11/7/2020).

Halaman

(fas/rfs)