Round-Up

Teka-Teki Kasus Dugaan Pembunuhan Editor Metro TV

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 06:12 WIB
Jenazah editor MetroTV Yodi Prabowo dimakamkan di TPU Sandratex, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Sabut(11/7/2020). Suasana haru mengiringi pemakaman editor MetroTV tersebut.
Foto: Pemakaman jenazah Yodi Prabowo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kematian editor Metro TV Yodi Prabowo masih menyisakan misteri. Hingga saat ini, polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku yang tega membunuh Yodi Prabowo.

Polda Metro Jaya telah membentuk tim khusus di bawah pimpinan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat dan Kapolres Jaksel Kombes Budi Sartono, untuk mengungkap kasus ini.

"Pimpinan Kapolda Metro memberikan atensi dan kemudian memerintahkan membentuk tim khusus yang dipimpin langsung oleh Dirkrimum Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan, dan Polsek Pesanggrahan untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan pada kasus tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Sabtu (11/7/2020).


Penyelidikan terus diintensifkan dengan memeriksa sejumlah saksi. Hingga Sabtu (11/7) kemarin, polisi telah memeriksa 12 orang saksi yang terdiri dari keluarga hingga teman dekat korban.

Tim kepolisian juga kembali menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Sabtu (11/7) siang untuk mencari petunjuk kematian korban. Dua ekor anjing pelacak dari Satuan K-9 diturunkan ke lokasi untuk melacak jejak pelaku.

Sebelum melakukan pelacakan, anjing tersebut mengendus pisau yang diduga digunakan pelaku. Anjing tersebut lalu bergerak ke jalan raya di seberang TKP.

Tonton video 'Polisi Olah TKP Kasus Kematian Editor MetroTV, Anjing Pelacak Diturunkan':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4