Warga Mamuju Hadang Mobil BPBD yang Bawa Penggali Kubur Pasien COVID-19

Abdy Febriady - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 07:41 WIB
Poster
ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Mamuju -

Puluhan warga Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, menghadang kendaraan milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Diketahui mobil tersebut mengangkut sejumlah petugas penggali makam pasien COVID-19.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (10/7) malam. Alasan penghadangan kendaraan BPBD itu dikarenakan warga resah usai mengetahui lahan kosong di wilayah mereka akan dijadikan lokasi pemakaman pasien COVID-19. Warga khawatir akan penyebaran virus di lingkungan sekitar.

"Penolakannya ini masyarakat, karena memang ada lahan persiapan makam pasien COVID, kenapa dimakamkan di lahan umum, ini umum untuk masyarakat, bukan umum untuk (pasien) COVID" kata kepala lingkungan Kasiwa Timur, Abdul Razak kepada wartawan.

Setelah dilakukan negosiasi hingga Sabtu dini hari (11/07), warga akhirnya mengizinkan petugas melakukan penggalian kubur di pemakaman umum setempat. Namun mereka meminta tidak ada lagi pasien COVID yang dimakamkan di kampung mereka.

Abdul mendesak pemerintah Mamuju menyiapkan lahan khusus di wilayah lain sebagai tempat pemakaman pasien COVID-19.

"Saya ambil keputusan karena rasa kemanusiaanlah, rasa kemanusian dari saudara-saudara kami bahwa inilah jalan agar tidak terjadi pergesekan, harapan saya tim gugus segera menyiapkan lahan khusus, secepatnya, kalau bisa besok siapkanlah itu lahan " ungkapnya.

Pasien yang meninggal dunia berinisial RA (47). Pasien kasus 125 itu meninggal pada Jumat (10/7) petang. Tiga anak pasien juga diketahui terkonfirmasi COVID-19 dan kini telah menjalani perawatan di RS Regional Sulbar di Mamuju.

Tonton juga 'Warga Jemput Paksa Jenazah Pasien COVID-19 di RSUD Mataram':

[Gambas:Video 20detik]

(isa/isa)