Inspeksi Kasus Pencabulan ABG di Parepare, Kejati Sulsel Bentuk Tim

Hasrul Nawir - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 18:37 WIB
Little girl suffering bullying raises her palm asking to stop the violence
Foto: Ilustrasi korban pencabulan (dok. iStock)
Parepare -

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) menyoroti kasus pencabulan ABG, yang mana pelakunya hanya divonis 5 bulan penjara oleh majelis hakim. Kejati Sulsel membentuk tim untuk menginspeksi para jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare.

"Kami melakukan inspeksi kasus. Masih dalam pemeriksaan terhadap pejabat struktural maupun Kepala Seksi yang terkait dengan proses penanganan kasus tersebut," jelas Wakil Kepala Kejati Sulsel, Risal Nurul Fitri usai melakukan pemeriksaan terhadap pejabat struktural dan JPU yang menangani kasus asusila terhadpa korban yang masih berusia 14 tahun tersebut, Jumat(10/7/2020).

Risal yang memimpin tim pemeriksa mengatakan kasus ini mendapat atensi dari Kajati Sulsel. Dari hasil pemeriksaan tersebut, lanjut Risal yang juga mantan Kajari Parepare, akan disimpulkan apakah ada pelanggaran prosedur penanganan perkara pencabulan ABG yang melibatkan 7 pelaku, dari dua laporan berbeda.

"Nantinya pasti akan kita gelar. Tapi saat ini belum bisa kita nilai apakah penanganan perkara telah sesuai prosedur atau tidak," ujarnya.

Risal menegaskan akan ada sanksi yang menunggu para jaksa dalam perkara itu jika terbukti melakukan pelanggaran prosedur dalam menangani perkara. Risal menuturkan sanksi beragam mulai dari teguran tertulis, penurunan pangkat hingga pencopotan dari jabatan.

Selanjutnya
Halaman
1 2