6 Jurusan Ini Hanya Ada di ITB, Sering Luput dari Perhatian Calon Mahasiswa

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 21:04 WIB
Kampus ITB
Ilustrasi 6 Jurusan Ini Hanya Ada di ITB, Sering Luput dari Perhatian Calon Mahasiswa (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Untuk sebagian orang, kuliah di Institut Teknologi Bandung atau ITB adalah kebanggaan yang akan dibicarakan dalam waktu yang lama. Reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia ini pun membuat banyak calon mahasiswa mendaftar ke jurusan favorit di sana.

Di sisi lain, ITB juga menyediakan beberapa program studi yang terbilang langka. Bahkan Detikers hanya bisa menjumpai jurusan tadi di perguruan tinggi tersebut. Kira-kira, apa saja program studi yang jarang dilirik itu, berikut ini daftarnya!

1. Astronomi

Tahukah detikers kalau Astronomi ITB adalah satu-satunya jurusan astronomi yang tersedia di kawasan Asia Tenggara? Berdiri sejak 1951, program studi ini berkaitan pula dengan Observatorium Boscha di Lembang. Astronomi ITB telah menjalin kerja sama dengan LAPAN, Planetarium dan Observatorium di Jakarta, SRON, hingga sejumlah universitas di Asia, Eropa, dan Amerika. Ada pula penghargaan-penghargaan nasional dan internasional yang telah diraih mahasiswa jurusan ini.

2. Teknik Aeronotika dan Astronotika

detikers yang belajar di Teknik Aeronotika dan Astronotika akan memperoleh materi menarik seputar penjelajahan manusia di atmosfer maupun luar angkasa. Misalnya saja aerodinamika, aeroelastisitas, struktur dan dan rancang pesawat, hingga teknik kendali terbang. Prospek kerja yang kamu dapatkan setelah lulus dari Teknik Aeronotika dan Astronotika pun terbilang menjanjikan, terutama kalau kamu mencarinya di sektor lembaga penerbangan dan kedirgantaraan.

3. Meteorologi

Didirikan pada 1998, Meteorologi ITB menjadi satu-satunya jurusan di Indonesia yang menyediakan materi dasar seputar dinamika iklim dan cuaca di kawasan tropis. Detikers yang ingin menggali lebih dalam seputar konsep iklim dan cuaca sampai dampak perubahannya pasti cocok dengan jurusan ini. Kemudian, setelah lulus dari Institut Teknologi Bandung, kamu bisa melamar kerja di lembaga pemerintah atau swasta seperti BPPT dan Badan Meteorologi dan Geofisika.

4. Oseanografi

Sesuai namanya, Oseanografi akan mengenalkan Detikers pada proses fisis dan dinamis pada air laut. Seseorang yang berprofesi sebagai pakar Oseanografi pun akan mengkaji masalah kelautan pada skala lokal hingga global. Program studi ini sebenarnya punya potensi besar mengingat Indonesia memiliki area laut yang luas dibandingkan tetangga-tetangganya. Bayangkan akan semaju apa bila lulusan dari Oseanografi dipercaya untuk meneliti laut di Indonesia.

5. Teknik Bioenergi dan Kemurgi

Selanjutnya ada Teknik Bioenergi dan Kemurgi yang bakal mengajak Detikers untuk mempelajari proses serta pengolahan bahan nabati sampai menjadi bahan non-pangan untuk industri. Selain itu, program studi ini juga bakal mengajarimu untuk menciptakan sumber energi baru dan terbaru hingga memanfaatkan kekayaan alam secara efektif dan efisien. Bidang riset bioenergi dan teknologi pasca panen sangat memerlukan lulusan dari program studi ini.

6. Kria

Bisa dikatakan Kria adalah bidang yang bergerak di antara desain dengan seni. Detikers yang masuk ke jurusan ini bakal mendalami desain dari segi teknis dan fungsi sekaligus nilai filosofis sebuah seni. Produk Kria di Indonesia pun menyerap unsur dan nilai tradisional untuk mempertahankan citranya. Jadi, Detikers yang punya ketertarikan dengan seni sekaligus desain bisa mempertimbangkan Kria ITB untuk melanjutkan studi setelah lulus dari sekolah menengah.


Itulah enam program studi langka yang tak kalah menjanjikan di Institut Teknologi Bandung. Meski jumlah peminatnya sedikit, jangan jadikan jurusan-jurusan ini sebagai tempat pelarian supaya kamu diterima di perguruan tinggi ini, ya! Pilihlah yang benar-benar sesuai minatmu.

(erd/erd)