Pernyataan Lengkap soal Uji Spesimen Corona di RI Tembus 1 Juta pada 10 Juli

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 17:55 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (dok. BNPB)
Foto: Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (dok. BNPB)
Jakarta -

Pemerintah kembali mengumumkan perkembangan kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Per hari ini, ada penambahan 1.611 kasus positif Corona, sehingga total menjadi 72.347 kasus.

"Kita telah melaksanakan pemeriksaan spesimen untuk hari ini sebanyak 23.609 spesimen, sehingga kalau kemudian lihat total keseluruhan yang sudah kita periksa spesimennya adalah 1.015.678 spesimen. Dari jumlah itu kita akan mendapatkan hasil positif terkonfirmasi sebanyak 1.611 orang, sehingga akumulasi totalnya menjadi 72.347 orang," kata juru bicara pemerintah terkait penanganan COVID-19, dr Achmad Yurianto, dalam akun YouTube BNPB, Jumat (10/7/2020).

Jumlah keseluruhan spesimen terkait COVID-19 yang telah diperiksa pemerintah menembus 1 juta spesimen. Sebanyak 23.609 spesimen Corona diperiksa pada hari ini.

"Kita telah melaksanakan pemeriksaan spesimen untuk hari ini sebanyak 23.609 spesimen sehingga kalau kemudian kita lihat total keseluruhan yang sudah kita periksa spesimennya adalah 1.015.678 spesimen," kata Yurianto.

Dari kasus positif yang didapatkan hari ini, DKI Jakarta menjadi provinsi yang melaporkan angka kasus tertinggi, yakni 260 kasus baru dan melaporkan 180 kasus sembuh. Kedua, Jawa Timur sebanyak 246 kasus baru dan 234 sembuh.

Sementara itu, anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan untuk Penanganan COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro melaporkan terkait meningkatnya angka kasus kekerasan berbasis gender pada masa pandemi ini. Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan meningkat hingga 75 persen selama virus Corona melanda dunia.

"Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Komnas Perempuan mencatat peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan sebesar 75 persen sejak pandemi Covid-19," katanya.

Berikut ini pernyataan lengkap pemerintah terkait Corona pada 10 Juli 2020:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3