Positif Corona di Parepare Meningkat, Operasional Warkop-Restoran Dibatasi

Hasrul Nawir - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 15:14 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono-detikcom).
Parepare -

Sebaran kasus positif Corona (COVID-19) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali meningkat menjadi 73 orang. Menyikapinya, Pemkot Parepare akan kembali membatasi jam operasional bagi warkop, restoran, hingga pasar modern.

"Untuk warkop, kafe dan restoran beroperasi sampai pukul 21.00 Wita, sementara untuk pasar modern seperti mini market sampai pukul 22.00 Wita," ujar Sekretaris Daerah Kota Parepare Iwan Asaad dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020).

Aturan itu saat ini tengah dituangkan dalam surat edaran Wali Kota Parepare dan disosialisasikan kepada para pelaku usaha.

"Setiap hari Satpol PP turun menyampaikan edaran tersebut ke para pelaku usaha, minggu ketiga kita targetkan sudah mulai berlaku,"paparnya.

Saat ini Kota Parepare masih berada di zona orange penyebaran virus Corona, setelah 73 warga terkonfirmasi positif Corona.

"Parepare masih dalam status siaga darurat bencana non alam COVID-19. Dari 73 kasus ini, 44 di antaranya telah sembuh, 24 mengikuti wisata COVID-19 di Makassar, 2 orang dirujuk ke RS Dadi Makassar, dan 3 orang dirawat di RSUD Andi Makkasau," terang Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

Taufan juga mengungkap, ada beberapa klaster yang merupakan transmisi lokal di Parepare.

"Di antaranya Klaster Kapurung, Lambelu, Lakessi, Bali, Perumnas, Akikah, Bukit Harapan, PKM Cempae, Tujuh Bulanan, Asrama Pom, Maros, Al-Kautsar, Jalan Phinisi, Takkalao, Bank 1 dan Bank 2, Jalan Laupe, dan juga Akademi Penerbangan. Sementara untuk dari luar daerah ada dari Kabupaten Pinrang, Sidrap, Jakarta, Makassar, Barru, Pangkep, dan Bone,"jelasnya

Tonton video 'WHO Sebut Kemungkinan Penularan Corona Lewat Udara di Ruang Tertutup':

(nvl/nvl)