Round-Up

Rekor Kasus Baru Corona Pecah, Jokowi Beri Lampu Merah

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 07:34 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Angka penambahan kasus positif penularan virus corona baru (COVID-19) di Tanah Air semakin merangsek naik. Terhitung sejak awal Maret kasus positif COVID-19 diketahui di Indonesia hingga saat ini sudah tercatat 70.736 orang yang tertular virus itu.

"Pada pemeriksaan hari ini kita mendapatkan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.657 orang sehingga akumulasinya sekarang menjadi 70.736 orang," ujar Achmad Yurianto selaku Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Kamis (9/7/2020).

Penambahan 2.657 orang positif COVID-19 itu merupakan angka tertinggi harian di Indonesia sejauh ini. Yuri--sapaan karib Achmad Yurianto--menyebut tambahan kasus itu didominasi dari Jawa Barat (Jabar) yaitu 962 kasus.

Yuri mengatakan kasus di Jabar itu utamanya dari klaster Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD di Bandung. Total keseluruhan klaster Secapa TNI AD itu disebut Yuri 1.262 orang positif COVID-19.

"Penambahan yang cukup banyak untuk Provinsi Jawa Barat ini didapatkan dari klaster yang sudah selesai kita lakukan penyelidikan epidemiologi sejak tanggal 29 kemarin berturut-turut, yaitu klaster di Pusat Pendidikan Calon Perwira TNI Angkatan Darat (AD) yang kita dapatkan kasus positif dari klaster ini sebanyak 1.262 orang," kata Yuri.

"Ini terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih yang ada di sana. Dari jumlah 1.262 kasus positif yang kita identifikasi, hanya ada 17 orang yang saat ini kita rawat dan kita lakukan isolasi di Rumah Sakit Dustira Cimahi karena ada keluhan meskipun masih dalam derajat keluhan ringan. Di antaranya yang paling banyak dari 17 orang ini adalah demam, dan beberapa di antaranya mengeluh di pernafasannya, baik batuk maupun agak sesak," imbuhnya.

Tonton video 'Jokowi Sindir Para Menteri: Saya Lihat WFH Kemarin Kayak Cuti':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3