Round-Up

Rieke Diah Pitaloka Kini Tanpa Jabatan di Alat Kelengkapan Dewan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 05:32 WIB
rieke diah pitaloka
Foto: instagram @riekediahp

Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto menuturkan bahwa pergantian Rieke dengan Nurdin bukan rotasi semata. Dia menyebut Baleg akan penuh tugas-tugas yang krusial, sehingga dibutuhkan orang yang tepat.

"Pergantian ini tentu bukan semata-mata untuk penyegaran atau rotasi biasa. Kita tahu bahwa dalam waktu dekat baleg akan penuh dengan tugas-tugas berat kalau kita lihat omnibus law sudah mendekati titik-titik yang krusial. Selain omnibus, juga ada RUU HIP Pak Komjen Nurdin dengan latar belakang polisi yang tentu sangat paham beliau pernah jadi kapolda 2 kali tugas utamanya mengawal itu," papar Utut di ruang yang sama dengan Bambang.

Utut menekankan Rieke diganti bukan karena tidak memiliki kemampuan. Hanya, menurutnya, Fraksi PDIP perlu meningkatkan proses dan menempatkan orang yang sesuai dengan bidangnya.

"Apakah ini berarti Mbak Rieke dianggap tidak mampu? Tidak. Tetapi ini memang sekuensi yang kita harus tingkatkan pasukan secara intermental sesuai dengan bidangnya," terang Utut.

"Kalau kita lihat, nih saya bawa nih, ini seperti ini nih gede kali. Ini yang tebalnya seperti itu (kayaknya bahas tebalnya RUU), ini kita dapat dari DPP partai. Kita juga harus menempatkan prajurit-prajurit yang memang sesuai kompetensinya," imbuhnya.

Fraksi PDIP, sebut Utut, mengapresiasi kinerja Rieke. Fraksi partai berlambang banteng moncong putih itu menilai Rieke sudah berjuang maksimal.

"Kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Mbak Rieke Diah Pitaloka, dia sudah berjuang habis-habisan. Tetapi ini tahapannya ganti orang yang mungkin lebih untuk mengawal hal-hal seperti ini," tutur Utut.

Halaman

(zak/lir)