Klaster Secapa AD Melonjak, Pemerintah Jamin Peserta Dikarantina Ketat

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 16:54 WIB
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto (dok. BNPB)
Foto: Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto (dok. BNPB)
Jakarta -

Pemerintah melakukan karantina di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD di Bandung Jawa Barat. Tindakan itu untuk memastikan virus Corona tidak menyebar ke luar kawasan.

"Kami memastikan bahwa tidak akan terjadi penularan keluar komplek karena kita menjaga dengan ketat agar betul-betul pelaksanaan karantina kewilayahan bisa dijalankan dengan maksimal," ucap juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di akun YouTube BNPB, Kamis (9/7/2020).

Monitoring dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, dan Kodam III/Siliwangi. Untuk itu, Yuri meminta masyarakat agar tidak panik dengan kondisi tersebut.

Tonton juga 'Pecah Rekor Lagi! Kasus Baru Corona di RI Tambah 2.657, Total 70.736':

[Gambas:Video 20detik]

"Kami mohon masyarakat untuk tenang tidak perlu panik karena ini sudah ditangani secara profesional sesuai dengan standar internasional. Kita melakukan karantina wilayah dan kita jamin sepenuhnya bahwa evaluasi terhadap peserta karantina dijalankan dengan maksimal," ucap Yuri.

Diketahui, Total ada 1.262 orang positif Corona di klaster Secapa AD. Ada 17 orang dirawat di RS Dustira, Cimahi, sementara 1.245 orang dikarantina di lokasi Secapa.

"Seluruh komplek pendidikan sekolah calon perwira TNI AD Bandung kita lakukan isolasi, kita lakukan karantina dan kemudian kita larang untuk adanya pergerakan orang baik masuk ke dalam komplek atau keluar komplek," kata Yuri.

(aik/dhn)