Kasus Hadang Ambulans Bawa Jenazah Corona, 10 Warga Ambon Jadi Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 12:11 WIB
Warga yang Sempat Hadang Ambulans dan Paksa Turunkan Peti Jenazah di Ambon (Abbas-detik)
Warga yang sempat hadang ambulans dan paksa turunkan peti jenazah pasien Corona di Ambon (Abbas-detik)
Jakarta -

Polisi menetapkan sepuluh orang jadi kasus tersangka terkait pengambilan jenazah Corona (COVID-19) di Ambon, Maluku. Tujuh orang di antaranya ditahan.

"Hanya tujuh orang yang langsung ditahan saat ditetapkan polisi sebagai tersangka sementara tiga lainnya wajib lapor," kata Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Titan Firmansyah, di Ambon, Kamis (9/7/2020) seperti dilansir Antara.

Sepuluh tersangka ini masing-masing laki-laki berinisial AM, HL, BY, SI, SU, AD, dan ST berjenis kelamin laki-laki. Sementara tiga tersangka lainnya adalah NI, YN, dan MO yang berjenis kelamin perempuan.

Namun Iptu Titan tidak merinci siapa saja tersangka yang ditahan ataupun dikenakan wajib lapor. Polisi menetapkan 10 orang warga tersebut menjadi tersangka setelah memeriksa saksi dan menggelar perkara insiden tersebut.

Para tersangka ini diduga terlibat kasus penghadangan dan pengambilan paksa jenazah COVID-19 serta aksi pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang tenaga medis di RSUD dr M Haulussy Ambon. Tersangka dijerat Pasal 214 KUHPidana juncto Pasal 93 Undang-Undang RI nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun.

Para tersangka juga sudah menjalani tes swab. Namun belum diketahui hasil uji laboratorium yang dilakukan terhadap para tersangka.

Tonton juga 'Warga Jemput Paksa Jenazah Pasien COVID-19 di RSUD Mataram':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2