Prabowo Garap Lumbung Pangan Bagian Deal Konsep Gerindra Gabung Jokowi?

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 10:46 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyambangi pameran alutsista di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Kamis (23/1/2020). Mereka mengecek sejumlah kendaraan dan senjata perang buatan dalam negeri.
Jokowi dan Prabowo (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ditugaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggarap lumbung pangan. Untuk diketahui, Gerindra sempat mengajukan konsep terkait pangan sebelum bergabung ke pemerintah. Apakah ini berkaitan?

Sebagai pengingat, Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad pada pertengahan 2019 mengakui memberikan konsep ke pemerintah. Salah satunya konsep ketahanan pangan.

"Kita akan baru memberikan konsep. Konsep soal ketahanan pangan, ketahanan energi, ketahanan ekonomi. Nah, itu baru berupa konsep yang nanti kalau diterima baru akan didiskusikan tentang konsep tersebut," kata Dasco, Rabu (31/7/2019).

Lalu, apakah penugasan baru Prabowo menggarap lumbung pangan ini merupakan deal dengan Jokowi? Juru bicara Gerindra Habiburokhman tak sepakat dengan istilah 'deal'.

"Istilahnya tidak pas kalau 'deal'. Ini lebih kepada kesamaan pemahaman bahwa kita harus memberi perhatian khusus pada ketahanan pangan. Salah satu visi utama Pak Prabowo sebagai capres dalam dua kali Pemilu dan visi Partai Gerindra sejak berdiri adalah memperkuat ketahanan pangan," kata Habiburokhman saat dihubungi, Kamis (9/7/2020).

Habiburokhman menyebut Prabowo juga lama membina HKTI. Dia lalu berbicara tentang latar belakang Prabowo di militer dan kaitannya dengan pangan.

"Sebagai prajurit, Pak Prabowo paham betul pentingnya ketahanan pangan untuk memperkuat pertahanan suatu negara," ucap Habiburokhman.

"Saya sering berdiskusi dengan beliau, beliau bilang kalau tentara mau perang yang dihitung selain persenjataan adalah juga perbekalan makanan," tutur dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umun Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan lumbung pangan penting diwujudkan agar tidak bergantung pada negara lain. Lumbung pangan, menurutnya, juga termasuk bentuk pertahanan negara di bidang pangan.

"Lumbung pangan saya rasa, sebagai bagian dari mewujudkan ketahanan pangan, pangan sebagai cadangan logistik strategis, itu perlu untuk Indonesia berdaulat secara pangan dan Indonesia tidak tergantung pangan dari negara lain," katanya, di kompleks parlemen, Senayan,Jakarta, Kamis (9/7).

"Dan lumbung pangan ini perlu untuk ketahanan NKRI dalam bidang pangan, nah kalau ditanya alasan Presiden Jokowi, untuk menunjuk Pak Prabowo itu ada kaitannya dengan pertahanan negara. Terutama ketahanan di bidang pangan," lanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2