2 Hari Hilang di Selat Makassar, 3 Nelayan Penajam Ditemukan Selamat

Suriyatman - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 17:45 WIB
3 nelayan asal Penajam, Kaltim, yang hilang di Selat Makassar ditemukan (dok. Istimewa)
Foto: 3 nelayan asal Penajam, Kaltim, yang hilang di Selat Makassar ditemukan (dok. Istimewa)
Samarinda -

Tiga orang nelayan asal Penajam, Kalimantan Timur (Kaltim), yang hilang di perairan Selat Makassar akhirnya ditemukan di perairan Rig Manggar Balikpapan. Ketiganya ditemukan dalam keadaan selamat.

"Ketiganya dalam keadaan baik namun nanti akan diperiksa kesehatanya sebelum dikembalikan kepada keluarga," kata Kepala Seksi Operasi Oktavianto Kantor pencarian dan Pertolongan kelas A Balikpapan, Oktavianto, kepada detikcom, Rabu (9/7/2020).

Ketiga nelayan tersebut bernama Hermansyah (28) selaku penyambang jual beli ikan, Supiyan (24) selaku kapten kapal, dan Imam Hanapi (25) selaku anak buah kapal (ABK). Ketiganya langsung dievakuasi menggunakan kapal BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara ke dermaga Cevron di Penajam.

Kapal yang digunakan para nelayan tersebut mengalami gangguan mesin sejak Selasa (7/7) sore. Hingga akhirnya ditemukan tim SAR, mesin kapal tersebut belum berhasil dihidupkan.

"Kapal KM Borneo langsung ditarik oleh pihak keluarga nelayan untuk dibawa kembali ke Penajam Paser Utara," jelas Oktavianto.

"Ditemukanya 3 nelayan dalam keadaan selamat maka operasi pencaharian nelayan hilang dinyatakan ditutup dengan hasil 3 nelayan ditemukan," tutup Oktavianto.

Sebelumnya kantor pencarian dan penyelamatan Kota Balikpapan mendapatkan laporan adanya 3 nelayan yang hilang di sekitar Pulau Popongan, Selat Makassar. Proses pencarian dilakukan menggunakan KM Wisageni menuju ke lokasi pencarian.

"Kapal pencari KM Wisageni sudah berangkat pada pukul 07.00 Wita dan diperkirakan tiba di lokasi pukul 12.00 Wita," tambahnya.

Sebelumnya Oktavianto mengatakan para korban pada 26 Juni 2020 sekitar Pukul 08.00 Wita berangkat dari Penajam menuju Pulau Popongan untuk menyambang ikan atau membeli ikan yang kemudian akan dijual kembali di Balikpapan. Namun selama dalam perjalanan, KM Borneo mengalami kerusakan mesin.

(jbr/jbr)