Wakil Ketua Golkar Sulsel Dihukum Percobaan Kasus Pencemaran Nama Baik

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 12:30 WIB
Majelis Hakim PN Makassar menjatuhkan vonis hukuman pidana 6 bulan dengan masa percobaan 10 bulan pada Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Majelis hakim PN Makassar menjatuhkan vonis hukuman pidana 6 bulan dengan masa percobaan 10 bulan pada Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel. (Muhammad Nur Abdurrahman/detikcom)
Makassar -

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar menjatuhkan vonis hukuman pidana 6 bulan dengan masa percobaan 10 bulan pada Wakil Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel). Vonis itu atas kasus penghinaan terhadap mantan Bendahara DPD Golkar Sulsel Rusdin Abdullah.

"Terdakwa terbukti melanggar Pasal 311 KUHP, mengadili terdakwa dengan hukuman pidana 6 bulan, dengan percobaan 10 bulan apabila melakukan tindak pidana selama masa percobaan wajib menjalani hukuman pidana," ujar hakim ketua Zulkifli dalam sidang yang digelar ruang sidang utama PN Makassar, Rabu (8/7/2020).

Dengan hukuman percobaan ini, Risman, yang juga Pelaksana Tugas Ketua DPD II Golkar Sinjai, tidak perlu menjalani hukuman di dalam penjara. Sebelumnya, Risman dituntut kaksa Kejaksaan Tinggi Sulsel Lusia Pangalinan hukuman 10 bulan penjara.

Terkait vonis majelis hakim, Jaksa Lusia akan mengajukan banding dalam tenggat 7 hari. Sedangkan menurut pengacara terdakwa, Syahrir Cakkari, hukuman yang dijatuhkan majelis hakim bersifat pembinaan.

"Kita masih pikir-pikir dulu apakah akan menerima atau tidak putusan hakim, terdakwa tidak perlu dijalani," ujar Syahrir.

Diberitakan sebelumnya, Risman dilaporkan ke polisi karena diduga menuduh Rusdin Abdullah sebagai dalang dari kericuhan saat pembukaan Musda Golkar Sulsel di Hotel Novotel Makassar, 26 Juli 2019.

Dalam Musda tersebut, Nurdin Halid ditetapkan sebagai ketua definitif DPD I Golkar Sulsel, yang sebelumnya hanya berstatus pelaksana tugas.

(mna/idh)