Tekan Laju Corona, BIN Semprot Disinfektan Stasiun MRT Istora Mandiri

Wilda Nufus - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 12:09 WIB
Penyemprotan disinfektan di Stasiun MRT Istora Mandiri
Penyemprotan disinfektan di Stasiun MRT Istora Mandiri. (Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan penyemprotan disinfektan di Stasiun MRT Istora Mandiri, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus Corona (COVID-19) di area publik dalam masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi DKI Jakarta.

Pantauan detikcom, kegiatan penyemprotan dimulai pukul 10.30 di Stasiun MRT, Istora Mandiri, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2020). Penyemprotan dilakukan oleh 4 petugas berpakaian alat pelindung diri (APD). Mereka tampak menggunakan sprayer biru disinfektan untuk menyemprot seluruh area MRT.

Saat dilakukan penyemprotan, masih ada aktivitas masyarakat yang hilir mudik untuk menaiki transportasi umum tersebut. Petugas juga tampak memberikan arahan agar masyarakat menjaga jarak saat dilakukan penyemprotan.

Lokasi penyemprotan dilakukan di seluruh area MRT, mulai dari luar stasiun hingga di dalam area yang sering dijadikan antrean warga. Lift maupun area tempat duduk juga jadi prioritas penyemprotan hari ini.

Penyemprotan disinfektan di Stasiun MRT Istora MandiriPenyemprotan disinfektan di Stasiun MRT Istora Mandiri. (Wilda Nufus/detikcom)

Juru bicara tim Velox BIN, Rajendra Pranata, menyebut kegiatan ini untuk menekan penyebaran virus Corona di fasilitas publik. Dia menyebut fasilitas publik memiliki potensi besar penyebaran virus karena adanya aktivitas masyarakat.

"Pada kegiatan kali ini, tim Velox Pejaten BIN melaksanakan di salah satu fasilitas publik, yaitu MRT Istora Mandiri. Seperti diketahui, ada dua area yang memiliki potensi besar menjadi sumber penyebaran virus COVID-19, yaitu pasar dan angkutan umum. Oleh karena itu, upaya dan prosedur kerja harus dilakukan guna mengurangi potensi penyebaran di area-area tersebut," kata Rajendra di lokasi.

Rajendra menjelaskan, dari data yang dihimpun, ada 21.478 penumpang MRT selama masa PSBB transisi. Untuk itu, penyemprotan ini diharapkan dapat mencegah adanya penularan dan membuat moda transportasi umum tetap berjalan.

"Jumlah penumpang MRT terus meningkat selama masa PSBB transisi ini, dimana sebanyak 21.478 penumpang menggunakan sarana transportasi MRT per Rabu (1/7). Berkaca dari data tersebut, maka upaya penyemprotan disinfektan akan efektif dalam mencegah penyebaran virus COVID-19 sehingga masyarakat tetap dapat menggunakan sarana transportasi MRT dengan nyaman dan aman," tuturnya.

(elz/ear)