Round-Up

Geger Rachmawati Kalahkan KPU soal Peraturan Pemilu

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 08:50 WIB
Rachmawati Soekarnoputri
Rachmawati Soekarnoputri (Yulida Medistiara/detikcom)

Dampak yang dimaksud Mardani adalah soal Peraturan KPU (PKPU) yang digugat Rachmawati lalu dimenangkan untuk diperbaiki ke depan. PKS sendiri merupakan salah satu partai pengusung calon presiden Pemilu 2019, yakni Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, bersama Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

"Implikasi paling utama Peraturan KPU perlu diperbaiki. Karena yang digugat ke MK Peraturan KPU (PKPU)," imbuh Mardani.

Sementara itu, Partai Gerindra khawatir mengenai putusan MA tersebut malah dijadikan pengalihan isu untuk menutupi kasus Djoko Tjandra yang tengah ramai. Juru Bicara Gerindra Habiburokhman menilai kabar hasil gugatan di Mahkamah Agung tersebut amat terstruktur.

"Saya khawatir itu pengalihan isu dari kasus besar seperti kembalinya Djoko Tjandra, karena tersebar secara sistematis tapi isinya nggak benar," kata Habiburokhman, Selasa (7/7).

Juru bicara MA hakim agung Andi Samsan Nganro menjawab soal lamanya waktu publikasi. Menurut Andi, publikasi pada minggu ini bukan sesuatu yang salah.

"Sebenarnya tidak ada apa-apa. Lantas, kalau kami mengatakan karena alasan kesibukan mengingat banyaknya perkara yang ditangani MA, tentu alasannya alasan klasik," ujar Andi.

"Tetapi kalau dipedomani SK Ketua MA Nomor 214/KMA/SK/XII/2014 Tanggal 31 Desember 2014 Tentang Jangka Waktu Penanganan Perkara pada MA, maka jangka waktu tersebut masih dalam koridor," katanya.

Halaman

(aik/zak)