Bulog Gandeng PWI Peduli Salurkan Bantuan Pangan Dampak COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 08:45 WIB
Bulog Gandeng PWI Peduli Salurkan Bantuan Pangan Dampak COVID-19. (Dok PWI)
Bulog Gandeng PWI Peduli Salurkan Bantuan Pangan Dampak COVID-19. (Dok PWI)
Jakarta -

Di tengah pandemi COVID-19, Perum Bulog telah melaksanakan mandat pendistribusian bantuan beras kepada masyarakat terdampak virus Corona jenis baru itu. Yang menggembirakan, pendistribusian beras bantuan itu mampu menstabilkan harga pangan pokok itu di pasaran.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengemukakan hal itu saat kunjungan silaturahim ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2020).

Awaludin yang didampingi tim Humas Perum Bulog dan stafnya itu diterima Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, Wasekjen Suprapto, Ketua PWI Peduli M Nasir, Ketua Bidang Publikasi dan Informasi PWI Peduli Nurcholis MA Basyari, dan sejumlah pengurus PWI Pusat/PWI Peduli lainnya.

Selain berdiskusi, dalam kunjungan silaturahim tersebut, Awaludin secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari. Paket berupa beras, minyak tanah, telur, dan bahan pangan lainnya itu akan disalurkan oleh PWI Peduli kepada korban terdampak COVID-19. Total bantuan tersebut senilai Rp 20 juta. Prioritas penerima terutama kalangan keluarga wartawan yang perekonomian keluarganya terdampak oleh mewabahnya virus Corona jenis baru itu yang kini telah menjangkau 215 negara menurut catatan situs www.waldometers.

"Saat pandemi Corona ini, keberadaan dan kiprah Bulog makin terlihat dan dirasakan oleh masyarakat. Ini juga berkat dukungan pemberitaan yang luas dari rekan-rekan wartawan. Di wilayah DKI Jakarta, misalnya, kita dalam waktu singkat dapat mendistribusikan beras bantuan presiden yang ditugaskan oleh Bapak Presiden dua pekan sebelum dan dua pekan setelah Lebaran (Idhul Fitri 1441 H)," kata Awaludin.

Menurut Awaludin, pendistribusian beras oleh Bulog itu terbukti dapat mengurangi tekanan terhadap pasar sehingga tidak bergejolak. Hal itu tampak dari stabilnya stok dan harga pangan, khususnya beras, pada masa menjelang dan setelah Idul Fitri 1441 H pada akhir Mei silam. Bersamaan dengan itu, sejumlah wilayah sedang gencar-gencarnya menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Biasanya, pada masa-masa menjelang dan setelah Lebaran terjadi gejolak pasar yang ditandai dengan naiknya harga-harga kebutuhan pokok.

"Alhamdulillah, kali ini distribusi pangan lancar-lancar saja dan stok tetap terjaga," kata Awaludin.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari menyatakan pihaknya sangat mengapresiasi kepedulian Bulog untuk berbagi kepada para korban terdampak COVID-19, terutama dari kalangan keluarga wartawan. Kepedulian itu, menurut Atal, patut diapresiasi di tengah ketidakpastian kapan pandemi ini akan berakhir.

"Bantuan Bulog ini sangat berarti wartawan dan keluarga wartawan yang terdampak COVID-19. Kita tidak tahu sampai kapan wabah ini akan berakhir," ujar Atal.

Tonton video 'Menular Lewat Droplet, Ini Beda Gejala COVID-19 dan TBC':

Selanjutnya
Halaman
1 2