Pakar Epidemiologi Unand Ingatkan Potensi Gelombang Kedua Corona di Sumbar

Jeka Kampai - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 17:14 WIB
Poster
Ilustrasi kegiatan masyarakat di tengah pandemi Corona. (Edi Wahyono/detikcom)

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unand ini memahami pemerintah sudah menerapkan new normal agar ekonomi terus berjalan. Defriman menilai saat ini masyarakat justru telah menganggap situasi seakan normal seperti sebelum wabah terjadi.

"Tapi kenyataan yang terjadi di saat pemerintah menerapkan new normal, masyarakat sudah antiklimaks dan seakan-akan menganggap situasi sudah normal," sebut dia.

Pelonggaran pintu masuk, dinilai Defriman juga cukup riskan, sehingga membuat potensi gelombang kedua terjadi. Defriman melihat seleksi orang masuk Sumbar dengan melakukan tes swab hanya di pintu masuk jalur udara, sementara di pintu masuk jalur darat yang disebutkan harus rapid test tidak berjalan dengan baik.

"Kita semua harus terus waspada dan mematuhi protokol kesehatan. Karena masih ada potensi gelombang kedua dan ancaman imported cases ke depan," katanya lagi.

Hingga hari ini, kasus positif Corona di Sumbar sudah mencapai 780 orang. Rinciannya, 54 orang dirawat di berbagai rumah sakit rujukan, isolasi mandiri 44 orang, 14 orang isolasi di BPSDM, meninggal 31 orang dan sembuh 637 orang.

Halaman

(aud/aud)