ABG Korban Perkosaan di Safe House Lampung Diduga Diperkosa Berulang

Idham Kholid - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 14:30 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Foto ilustrasi korban pelecehan seksual. (iStock)

Pandra mengatakan P2TP2A adalah lembaga independen bentukan dari SK bupati. Sifatnya bermitra dengan pemerintah daerah.

"(DA) dia bukan pegawai negeri, semacam lembaga independen berdasarkan SK bupati," ujarnya.

Sebelumnya, Pandra mengatakan remaja putri 14 tahun itu seorang pelajar. Dia berada di P2TP2A Lampung Timur karena sebelumnya dicabuli oleh pamannya pada Januari 2020. Namun saat melakukan konseling itu, dia mengalami pelecehan seksual dari DA.

"Awal Januari dia mengalami pencabulan oleh pamannya, sehingga dilaporkan oleh orang tuanya ke Polres Lampung Timur. Dilakukan proses sidik UU tentang Perlindungan Anak, diputuslah pada bulan Mei tahun 2020 kepada paman korban dihukum 13 tahun," kata Pandra, Senin (6/7).


(idh/fjp)