Awasi Pasar Minggu, ASN Ingatkan Protokol Kesehatan-Larangan Kantong Plastik

Wilda Hayatin Nufus - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 09:48 WIB
ASN awasi penerapan protokol kesehatan di Pasar Minggu Jaksel
Foto: ASN awasi penerapan protokol kesehatan di Pasar Minggu Jaksel (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta para aparatur sipil negara (ASN) untuk ikut memantau penerapan protokol kesehatan di pasar, hari ini. Para ASN ini pun sudah terlihat berjaga di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pantauan detikcom pukul 08.30 WIB di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2020) para ASN yang berseragam dinas harian yang berwarna coklat terlihat sudah berbaris di depan pasar. Mereka terdiri dari 6 orang dengan 2 orang perempuan dan 4 laki-laki. Para ASN yang berjaga berusia di bawah 50 tahun.

Setelah melakukan sejumlah persiapan, para ASN itu mengelilingi pedagang di area Pasar Minggu. Mereka bersosialisasi tentang pentingnya protokol kesehatan dan pengurangan kantong plastik.

"Ibu bapak, ingat ya penyebaran virus Corona (COVID-19) masih ada mohon pakai maskernya, ingat juga kantong plastik sudah dilarang," kata salah satu ASN.

Di lokasi, para ASN ini juga menemukan pembeli yang kedapatan tidak memakai masker. Selanjutnya, para Satpol PP yang juga ikut berkeliling, kemudian memberikan sanksi.

Pembeli tersebut diberikan pilihan untuk memilih sanski sosial atau denda Rp 250.000. Pembeli itu akhirnya memilih sanksi sosial untuk menyapu sampah di sekitar area pasar.

Pembeli yang tak pakai masker jalani sanksi sosial Foto: Pembeli yang tak pakai masker jalani sanksi sosial (Wilda/detikcom)

Koordinator ASN di Pasar Minggu, Parulian (47) menyebut para ASN ini akan memantau protokol kesehatan mulai dari pengecekan suhu tubuh sampai penyediaan tempat cuci tangan. Dia menyebut para pedagang juga akan dilakukan pengecekan terkait penggunaan masker atau face shield.

"Yang kita lakukan itu mulai dari pintu masuk, masuk ke pasar apakah sudah dilakukan pengukuran suhu kepada para pengunjung, yang berikutnya kita mengecek tempat cuci tangan, masih berfungsi atau masih ada airnya tidak. Tadi ada satu yang kosong sudah kita suruh untuk diisi, itu yang kita lakukan pengecekan dari yang berikutnya adalah kita masuk ke pedagang-pedagang itu sebagian sudah kita kelilingi harus menggunakan face shield atau masker," kata Parulian di lokasi.

Para ASN ini, kata Parulian, juga akan mengamati penerapan jaga jarak antara pembeli dan pedagang. Hal ini untuk mencegah adanya kerumunan di sekitar area pasar.

"Yang berikutnya terhadap pengunjung pun mereka harus jaga jarak atau terhadap pembeli. Nah sesama pembeli pun diperingatkan harus jaga jarak, jangan berbondong-bondong," ucapnya.

Tonton video 'Kebakaran Melalap Rumah Warga di Pasar Minggu':

Selanjutnya
Halaman
1 2