Wagub DKI Bicara Euforia Bersepeda Saat CFD: Penjualan Naik 1.000 Persen

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 12:20 WIB
Car free day (CFD) kembali diberlakukan di kawasan Bundaran HI. Sejumlah warga tampak bersepeda di kawasan tersebut.
Warga bersepeda saat CFD (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan euforia masyarakat dalam menyambut hari bebas kendaraan (car free day) sangat luar biasa. Terutama, warga yang berolahraga dengan bersepeda.

"Ketika CFD (pertama kali dibuka sejak 3 bulan ditiadakan) euforianya luar biasa. Ternyata ada peningkatan, ada 1.000 persen peningkatan penjualan sepeda. Jadi orang senang sekali, sudah lama di rumah, jadi naik sepeda," ujar Riza dalam diskusi 'Jelang Usai PSBB Transisi', Sabtu (4/7/2020).

Menurutnya, bersepeda itu baik buat kesehatan. Warga yang bersepeda juga dapat menerapkan jaga jarak.

"Bersepeda kan baik karena harus berjarak dia, tidak bisa rapet. Tapi, ketika selesai bersepeda, ngumpul, ngeriung, sama teman, nah itu terjadi pertemuan," kata Riza.

Pemprov DKI mengkaji penerapan pembukaan CFD pada hari pertama. Saat itu warga begitu membeludak. Belajar dari hal tersebut, kata Riza, Pemprov DKI membuka CFD di 32 titik untuk menyebar kerumunan massa.

"Minggu berikutnya kita batasi dan kita bagi ke 32 titik hari bebas pengendara," lanjutnya.

Diketahui, CFD pertama di Jakarta dibuka pada 21 Juni lalu setelah sekitar 3 bulan ditiadakan. Ramainya CFD yang berlangsung tanpa protokol jaga jarak menjadi sorotan pemerintah.

Jalur khusus sepeda terlihat di kawasan Bundaran HI. Jalur itu dibuat untuk warga yang bersepeda di kawasan yang kembali adakan car free day (CFD) tersebut.Jalur khusus sepeda terlihat di kawasan Bundaran HI. Jalur itu dibuat untuk warga yang bersepeda di kawasan yang kembali adakan car free day (CFD) tersebut. (Agung Pambudhy/detikcom)

Di awal, Pemprov DKI Jakarta menerapkan aturan berupa pedagang belum boleh berjualan hingga anak-anak di bawah usia 9 tahun dilarang diajak. Ada pula kebijakan untuk memisahkan jalur untuk pesepeda, pelari, dan pejalan kaki. Ternyata ada pula warga yang masih mengajak anak di bawah usia 9 tahun ke CFD. Warga itu pun kemudian diminta pulang.

Selama CFD, warga seharusnya selalu memakai masker. Tapi tetap saja ada yang melanggar. Akhirnya mereka diberi sanksi sosial berupa menyapu jalan.

Tonton juga 'Asal Muasal Sepeda yang Kini Jadi Tren di New Normal':

[Gambas:Video 20detik]

(isa/jbr)