Pangdam Bukit Barisan Pimpin Pemakaman Pelda Anumerta Rama di Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 17:32 WIB
Prosesi pemakaman Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi yang gugur di Kongo (Chaidir-detikcom)
Prosesi pemakaman Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi yang gugur di Kongo (Chaidir/detikcom)
Pekanbaru -

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen Irwansyah menjadi inspektur upacara pemakaman jenazah Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi yang gugur di Kongo. Prosesi pemakaman digelar mengikuti protokol pencegahan penyebaran COVID-19.

Jenazah Rama dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Jumat (3/7/2020). Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Riau Irjen Agung Setya Iman Effendi, serta Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Ronny Moningka terlihat hadir dalam upacara pemakaman ini.

Mayjen Irwansyah menyampaikan dukacita atas gugurnya Pelda (Anumerta) Rama saat bertugas di Kongo. Dia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

"Kami turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Kepergian almarhum gugur dalam melaksanakan tugas mulia. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menempatkan di sisi-Nya yang terbaik. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran," kata Irwansyah.

Prosesi pemakaman Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi yang gugur di Kongo (Chaidir-detikcom)Prosesi pemakaman Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi yang gugur di Kongo (Chaidir/detikcom)

Istri almarhum Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi, Alita, terlihat turut hadir di acara pemakaman. Dia hadir bersama tiga anaknya.

Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi lahir di Simalungun, Sumut, 27 Juli 1983. Prosesi pemakaman juga dihadiri pihak keluarga.

Sebelumnya, jenazah Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi hari ini diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Pekanbaru, Riau. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto turut hadir dalam upacara pelepasan jenazah.

"Langsung sudah hari ini beres semuanya (hak-haknya), termasuk kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, kemudian hak beliau, baik dari dalam negeri maupun hak dari PBB, sudah semua include," kata Hadi di lokasi.

Berdasarkan keterangan dari Kemlu RI, ada dua prajurit TNI yang menjadi korban dalam penyerangan patroli misi perdamaian PBB di Kongo. Satu orang prajurit TNI dinyatakan gugur dan satu lainnya terluka.

Prosesi pemakaman Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi yang gugur di Kongo (Chaidir-detikcom)Prosesi pemakaman Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi yang gugur di Kongo (Chaidir/detikcom)



"Berdasarkan laporan yang diterima dari MONUSCO, sejauh ini terdapat dua korban personel Indonesia dari pertempuran bersenjata di wilayah Kongo tersebut. Serma Rama Wahyudi dinyatakan meninggal dunia, sementara korban lainnya, Prt M Syafii Makbul, masih dalam perawatan intensif," demikian bunyi pernyataan dari Kemlu yang dilihat di laman resmi Kemlu, Rabu (24/6).

(cha/haf)