Baju Pelanggan Starbucks yang Diintip Disorot, Ini Kata Komnas Perempuan

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 05:27 WIB
Komentar Netizen Atas Kasus Pelecehan Seksual di Starbucks
Tangkapan layar video (Foto: Instagram)
Jakarta -

Video pegawai Starbucks yang mengintip payudara pelanggan melalui CCTV viral di media sosial. Namun, sebagian netizen malah menyoroti pakaian pelanggan yang dinilai terlalu terbuka. Apa kata Komnas Perempuan ?

Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani menilai ada kesalahpahaman persepsi dalam hal ini. Dia mengatakan masyarakat tidak boleh menyalahkan korban.

"Nah itu lah mengapa tidak boleh mencampurkan urusan pelecehan seksual dengan moralitas perempuan, jadi kita menggeser isu itu kan dari perbuatan pelaku jadi sudut pandangnya ke perempuan yang dianggap pakai baju tidak sopan, nah ini blunder sebetulnya," kata Andy ketika dihubungi, Kamis (2/7/2020)

"Kita itu tidak boleh menyalahkan korban, ini adalah masalah persepsi, ada masalah nilai, terserah dia mau pake baju apa selama kita tidak merendahkan martabatnya," lanjut Andy.

antre starbucks jepangantre starbucks jepang Foto: istimewa/twitter

Meski menurut Andy saat ini belum ada payung hukum yang bisa digunakan untuk menjerat pelaku pelecehan seksual, pihaknya berharap agar pelaku ditangkap.

"Ini sebetulnya bolong dari hukum pidana kita juga, isu kaya gini kan kita harap dia bisa ditangkap, aku nggak yakin juga polisi akan pakai apa untuk hukumannya, paling pakai ITE, tapi kan ITE dia nggak melakukan transaksi," ujarnya.

Terkait bagaimana hukumannya, Andi mengatakan hal itu bisa didiskusikan. Hal yang terpenting menurutnya bagaimana menimbulkan efek jera pada pelaku.

"Bentuk hukumannya seperti apa itu kan harus didiskusikan, bentuk hukuman seperti kerja sosial atau apa yang bisa buat pelaku merasa jera," katanya.

Viral Pegawai Intip Pelanggan, Instagram Starbucks Digeruduk Netizen:

Selanjutnya
Halaman
1 2