Oknum Marinir Penusuk Serda Saputra Sempat Letuskan 2 Tembakan di Hotel Jakbar

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 13:38 WIB
Pom TNI Tunjukkan bukti kasus penusukan Serda Saputra
Pom TNI menunjukkan barang bukti kasus penusukan Serda Saputra. (Yogi Ernes/detikcom)

Bukan hanya Letda RW yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penusukan Serda Saputra ini. Ada delapan tersangka lain yang terlibat, dua di antaranya merupakan oknum TNI AD.

Eddy mengatakan kedua oknum TNI AD ini berperan dalam melakukan tindakan perusakan di Hotel Mercure. Selain itu, keduanya berperan meminjamkan senjata api kepada tersangka Letda RW.

"Perannya kedua ini memberikan, meminjamkan, senjata api kepada tersangka. Jadi senjata api yang digunakan oleh tersangka (Letda RW) itu dipinjam dari Sertu H tersebut," ungkap Mayjen Eddy, sebelumnya.

Selain dua oknum TNI AD, Eddy mengungkapkan ada enam warga sipil yang juga ditetapkan sebagai tersangka. Keenam orang ini diduga terlibat dalam melakukan perusakan di tempat umum.

"Tersangka sipil ada enam orang. Tentunya sipil ini menjadi kewenangan Polri. Saat ini sudah disidik di Polres Jakbar dan dijerat melakukan perusakan di tempat umum," tuturnya.

Seperti diketahui, sebuah proyektil peluru ditemukan di lokasi penusukan Serda Saputra. Direktur Penyidikan Puspomad Kol Cpm Kemas Ahmad Yani mengatakan pihak penyidik melakukan pengembangan terkait hal itu.

"Memang masalah barang bukti dan kejadian akan dikembangkan dari keterangan saksi-saksi berkaitan dengan masalah senjata berupa pistol dan memang alat buktinya sudah ada sekarang berupa proyektil, nanti akan dikembangkan jenisnya apa, pistol jenisnya apa, dan bagaimana. Dan, sekarang di mana kita sedang menelusuri dan ditindaklanjuti Polisi Militer TNI AL untuk memperjelas," ungkap Kemas, Kamis (25/6).

Halaman

(elz/bar)