WNA Meninggal di Pesawat New Delhi-Batam, Garuda: Hasil Swab Negatif Corona

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 13:28 WIB
Kerja sama branding antar perusahaan yang dilakukan Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia dan Garuda Indonesia terus bergulir. Kali ini logo Mitsubishi Motors disematkan di satu unit badan pesawat Garuda Indonesia.
Foto: Istimewa/Garuda Indonesia
Jakarta -

Satu penumpang pesawat Garuda GA 8820 rute New Delhi-Batam meninggal di dalam pesawat. Garuda mengatakan penumpang kewarganegaraan Fiji itu sempat mengalami sesak napas sebelum meninggal.

"Sehubungan dengan peristiwa meninggalnya salah satu penumpang Garuda Indonesia pada penerbangan charter GA 8820 rute New Delhi-Batam-Merauke-Fiji pada hari Selasa (30/6), dapat kami sampaikan bahwa lebih lanjut Garuda Indonesia telah menjalankan prosedur penanganan penumpang yang meninggal di dalam pesawat sesuai aturan yang berlaku," ujar Dirut Garuda, Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Kamis (2/7/2020).

Irfan menegaskan WNA itu tidak terinfeksi Corona (COVID-19), hal itu dipastikan dari hasil swab WNA Itu. Dia juga mengatakan awak kabin sudah memberikan pertolongan pertama kepada penumpang itu.

"Penumpang berkewarganegaraan Fiji tersebut, meninggal dunia setelah mengalami sesak nafas dan telah mendapatkan pertolongan pertama dari awak pesawat berupa pemberian oksigen. Adapun sebelum melaksanakan penerbangan, penumpang dimaksud telah menjalankan prosedur pemeriksaan SWAB Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan hasil negatif COVID -19," tegasnya.

Proses evakuasi jenazah juga dilakukan dengan protokol kesehatan. Jenazah WNA itu dievakuasi di Bandara Hang Nadim Batam.

"Jenazah penumpang tersebut dievakuasi ketika pesawat transit di Bandara Hang Nadim Batam. Proses evakuasi dilakukan dengan mengacu pada prosedur protokol kesehatan yang dijalankan secara menyeluruh dengan koordinasi intensif bersama otoritas kesehatan di Bandara Hang Nadim Batam," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2