Menkum HAM Benarkan Djoko Tjandra Daftar PK di PN Jaksel

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 09:47 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly
Yasonna Laoly (Rakean Radhana Natawigena/20detik)
Jakarta -

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membenarkan Djoko Tjandra sempat mendaftarkan peninjauan kembali (PK) di PN Jaksel seperti yang disampaikan kuasa hukumnya. Namun Yasonna masih mendalami apakah Djoko Tjandra mendaftar sendiri di PN Jaksel atau tidak.

"Kalau kita sudah koordinasi dengan Kejaksaan dan benar (pernah daftar PK di PN Jaksel)," kata Yasonna saat dihubungi, Kamis (2/7/2020).

Yasonna menyebut Dirjen Imigrasi hingga Dir Intel Imigrasi sudah meneliti terkait ini. Namun, menurutnya, pihak Imigrasi masih mendalami terkait keberadaan Djoko Tjandra pada 8 Juni 2020 tersebut.

"Kami sedang mengumpulkan informasi, termasuk data CCTV," ucap Yasonna.

Dia pun juga mengakui mungkin Djoko Tjandra masuk ke Indonesia menggunakan paspor nama orang lain atau melalui jalur non-TPI resmi. Meski begitu, dia memastikan Djoko Tjandra tidak terdeteksi masuk ke Indonesia.

"Bisa jadi masuk dengan paspor nama orang lain. Atau melalui jalur non-TPI resmi," ujarnya.

Pihak kuasa hukum Djoko Tjandra membenarkan bahwa kliennya sempat berada di Indonesia pada 8 Juni 2020. Djoko Tjandra bahkan datang langsung ke PN Jakarta Selatan untuk mendaftarkan peninjauan kembali atas putusan Mahkamah Agung.

"Kalau pertanyaannya benar 3 bulan di Indonesia, saya kurang tahu 3 bulan di Indonesia atau tidak. Saya hanya mengetahui beliau ada di Indonesia pada saat pendaftaran PK pada tanggal 8 Juni itu pada saat pendaftaran PK yang di mana PK tersebut didaftarkan sendiri oleh Djoko Tjandra di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan," kata kuasa hukum Djoko Tjandra, Andi Putra Kusuma, di kantornya, Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2020).

Tonton video 'Jaksa Agung Akui Kelemahan Mendeteksi Terpidana Djoko Tjandra':

(maa/imk)