Pakar Nilai Perpanjangan PSBB Transisi DKI Tepat: Rata-rata Kasus Belum Turun

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 09:07 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pakar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono, menyebut perpanjangan PSBB transisi DKI Jakarta memang masih perlu dilakukan. Dia menyebut Rt atau R(t) atau angka reproduksi efektif (effective reproduction number) di DKI Jakarta belum menurun.

"Ya tepat, walaupun semua indikator epidemiologi dalam kondisi stabil, tapi Rt belum menurun cepat," kata Pandu saat dihubungi, Rabu (1/7/2020). Pandu menjawab pertanyaan, apakah keputusan Pemprov DKI memperpanjang PSBB transisi sudah tepat.

Alasan lainnya, Pandu menyebut pengawasan terhadap protokol kesehatan di DKI Jakarta belum berjalan baik. Menurutnya perlu ada penguatan lagi pada penggunaan masker hingga kebiasaan mencuci tangan.

"Surveilans masih perlu diperkuat dan 3M, yakni masker, menjaga Jarak, mencuci tangan masih belum optimal," ucap Pandu.

Pandu pun menyampaikan agar perpanjangan 14 hari PSBB transisi DKI Jakarta ini dimanfaatkan untuk membenahi hal tersebut. Tes lacak Corona hingga menata pasar tradisional, menurutnya, juga harus ditingkatkan.

"Ya, menata pasar tradisional yang jumlahnya sangat banyak, dan sudah teridentifikasi sebagai klaster penularan, peningkatan surveilans, yaitu tes, lacak, dan isolasi (TLI)," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta telah mengambil keputusan soal kelanjutan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Jakarta. Hasilnya, PSBB transisi akan diperpanjang 14 hari.

Seperti diketahui, PSBB transisi seharusnya diakhiri pada 2 Juli 2020. Pemprov DKI melakukan evaluasi dalam wujud indeks pelonggaran dengan bekerja sama dengan FKM UI.

Jika skor indeks pelonggaran di atas 70, boleh dilakukan pelonggaran. Per 30 Juni, skor di Jakarta sebesar 71.

"Total skornya 71. Dengan total skor ini, status kita bisa melakukan pelonggaran dan kesimpulan rapat gugus tadi disimpulkan PSBB transisi, yang artinya semua kegiatan berlangsung masih dengan kapasitas 50%, diteruskan 14 hari ke depan," kata Gubernur DKI Anies Baswedan dalam jumpa pers, Rabu (1/7/2020).

"PSBB di Jakarta diperpanjang selama 14 hari ke depan," tambahnya.

Tonton video 'PSBB Transisi di Jakarta Diperpanjang 14 Hari':

(maa/zak)