Jokowi Minta Polri Waspada Potensi Ancaman Stabilitas Keamanan Jelang Pilkada

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 09:19 WIB
Presiden Jokowi mengecek persiapan new normal di stasiun MRT dan Summarecon Mall Bekasi
Presiden Jokowi (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajaran Polri terus mereformasi diri secara total. Selain itu, Polri diminta mewaspadai potensi ancaman stabilitas keamanan menjelang pilkada serentak.

"Jajaran Polri harus terus mereformasi diri secara total, selalu berupaya memperbaiki diri untuk lebih profesional dan modern, ubah semua kelemahan menjadi sebuah kekuatan," kata Jokowi saat memberi amanat di upacara HUT Bhayangkara Polri di Istana Kepresidenan, yang disiarkan live di YouTube Setpres, Rabu (1/7/2020).

Jokowi mengingatkan tugas Polri ke depan, salah satunya Pilkada 2020 pada akhir Desember. Jokowi meminta Polri menjaga keamanan masyarakat Indonesia.

"Saya ingatkan bahwa Polri akan hadapi tantangan yang semakin berat dan semakin kompleks. Mulai dari kejahatan konvensional, kejahatan lintas negara, kejahatan berimplikasi kontingensi sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara. Potensi ancaman stabilitas keamanan dalam negeri juga perlu diwaspadai, terutama menjelang pilkada serentak di akhir tahun 2020 di bulan Desember," ujarnya.

Kendati demikian, Jokowi juga meminta Polri tetap mengikuti protokol kesehatan saat bertugas. Dia yakin Polri-TNI serta jajaran pengawas pemilu mampu mengatasi dan menjalankan tugas dengan baik.

"Selain tugas yang sama dilakukan di Pilkada Serentak 2017 dan 2019, kali ini juga harus menjaga protokol kesehatan. Saya tahu tugas ini tak mudah, namun saya yakin Polri TNI serta penyelenggara dan pengawas pemilu akan mampu menjalankan tugas ini dengan baik," ucapnya.

(zap/hri)