Jokowi: Jangan Paksa Terapkan New Normal Tanpa Melalui Tahapan yang Benar

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 10:07 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: ANTARA Foto/Pool/Akbar Nugroho Gumay)
Semarang -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah untuk hati-hati dalam menerapkan tatanan new normal. Dia meminta penerapan new normal didasarkan pada data science dan saran para pakar ilmuwan.

"Saya titip jangan sampai membuka pada tatanan baru new normal tetapi tidak melalui tahapan-tahapan yang benar. Setiap kita membuat kebijakan, setiap kita membuat policy betul-betul tolong yang namanya data science itu dipakai. Yang kedua saran-saran dari para scientist para pakar juga dipakai sehingga dalam memutuskan itu betul-betul tepat sasaran," kata Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah yang disiarkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (30/6/2020).

Jokowi meminta daerah tidak memaksa menerapkan tatanan new normal. Apalagi, jika data virus Corona (COVID-19) di wilayahnya masih tinggi.

"Tadi disampaikan oleh Pak Gub data-data sudah jelas, ada. Itulah yang kita pakai. Jangan sampai kita berani membuka masuk ke new normal tapi keadaan datanya masih belum memungkinkan. Jangan dipaksa," ujarnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2