Mahfud Minta Anggaran Corona Digunakan Tepat Sasaran, KPK-Polri Bantu Awasi

Kadek Melda - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 20:05 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md
Mahfud Md (Kadek Melda Luxiana/detikcom)

Mahfud mengungkapkan rapat juga mendiskusikan cara tidak mengandung permasalahan hukum. Dia berharap agar jangan sampai hukum terombang-ambing oleh opini.

"Kami sudah saling berdiskusi panjang bagaimana caranya agar ini benar dan tidak mengandung masalah-masalah hukum, urusan hukum, sehingga nanti penegakan hukum itu tidak diombang-ambingkan oleh opini, tapi hukum demi kebenaran hukum yang berlandaskan pada kepentingan untuk membangun kesejahteraan rakyat dan kepentingan rakyat," ungkapnya

"Tadi juga kita menegaskan bahwa perang terhadap korupsi juga harus tetap dilakukan. Dengan memberi kepastian tindakan yang memang bersalah ditindak sejalan tegas, yang memang tidak bersalah supaya diberi kepastian jangan diombang-ambing kan oleh opini yang berkembang di luar oleh opini yang kadang kala perkembangan situasi opini yang ikut peristiwa-peristiwa politik itu menegaskan dari keputusan sebelumnya," sambung Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud menyampaikan bahwa rapat hari ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sidang kabinet paripurna 18 Juni lalu. Namun Mahfud menepis jika dikatakan para menteri membahas isu reshuffle.

"Pertama ini betul menindaklanjuti dan sejalan paling tidak dengan apa yang disampaikan presiden agar bertindak cepat dan tepat karena pernyataan presiden itu sebenarnya sudah disampaikan pada tanggal 18, bukan hari ini. Tanggal 18 Juni sudah disampaikan kemarin sore dan kita sudah mengadakan rapat untuk itu, tanggal 22 yang lalu dengan forum yang kami perluas. Tapi kita tidak membahas soal reshuffle kabinet, bagi menteri yang kurang cepat. Karena itu sepenuhnya adalah hak presiden sama sekali tidak menyinggung itu," tandasnya.

Halaman

(knv/knv)